Anggotanya Dianiaya, Polisi Tangkap 12 Anggota Genk Motor

Polisi tangkap 12 anggta genk motor terduga penganiaya Polisi.
Polisi tangkap 12 anggta genk motor terduga penganiaya Polisi.

(Suara Gratia)Cirebon – Polres Cirebon Kota menolak anggapan kecolongan atas kasus penganiayaan dan penelanjangan anggota polisi oleh berandalan motor.
Sejak Januari lalu, Polres Cirebon Kota telah memberlakukan jam malam di mana setiap orang dilarang berkeliaran di jalanan di atas pukul 22.00 WIB. Untuk ini, polisi menyisir jalanan kota yang dianggap rawan. Sejak awal, ketentuan tersebut dimaksudkan untuk meminimalisir aksi kriminalitas.
Namun, Minggu (15/3) dini hari lalu sekitar pukul 02.00 WIB, seorang anggota Polres Sumber, Kabupaten Cirebon Muhamad Andi Al Mujid (22 tahun) menjadi korban penganiayaan gerombolan bermotor.
Andi dianiaya saat para pelaku yang belakangan diketahui anggota XTC bergerombol di parkiran salah satu pusat belanja di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon.
Kapolres Cirebon Kota AKBP Dani Kustoni berdalih tak kecolongan dalam insiden yang menimpa Andi tersebut. Menurut dia, kejadian itu tak pernah diprediksi dan bersikeras program jam malam selama ini berhasil mengantisipasi tindakan kriminal.
“Kejadian ini bukan berarti polisi kecolongan. Itu kan tak bisa diprediksi, antisipasi sudah kami lakukan melalui jam malam dan berhasil,” ungkap dia seusai gelar perkara kasus penganiayaan Andi oleh berandalan motor XTC di Mapolres Cirebon Kota, Rabu 18/3.
Atas insiden itu sendiri, pihaknya telah mengamankan 12 tersangka yang semuanya mengaku anggota XTC. Sebelumnya XTC dikenal sebagai salah satu geng motor. Saat ini, mereka mengklaim diri sebagai organisasi kepemudaan (OKP).
Namun, Dani menyatakan, rekomendasi status XTC sebagai OKP belum dapat dipastikan pihaknya. Dari 12 tersangka, dua di antaranya terpaksa ditembak petugas di bagian kaki. Dani meyakinkan, penembakan dilakukan karena para tersangka mencoba melarikan diri.
Meski meyakinkan program jam malam berjalan efektif, dia tak menampik kenyataannya masih ada gerombolan yang berkumpul di atas jam ketentuan. Dia pun menjanjikan, penyisiran pada program jam malam akan diperluas ke lokasi lain.
“Penganiayaan terjadi di parkiran belakang salah satu pusat belanja. Tak menutup kemungkinan, petugas nanti tak hanya menyisir jalanan saja melainkan juga lokasi lain seperti tempat hiburan dan lainnya,” tegas dia.
Mantan Kabag Operasi Polrestabes Bandung ini kembali meyakinkan, tak ada geng motor di Kota Cirebon. Dia pun menjamin 100% kasus ini dituntaskan hingga ke pengadilan dan para pelaku mendapat ganjaran setimpal demi kenyamanan masyarakat.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP Hidayatullah memastikan, program jam malam tetap akan dilanjutkan. Penyisiran pun bakal diperluas.
Dia menyebutkan, penganiayaan terjadi di sekitar tempat hiburan di salah satu komplek pusat belanja. Para pelaku sendiri tengah mabuk. Bisa jadi, kata dia, para pelaku memilih tempat hiburan sebagai modus mereka menghindari razia polisi di jalanan.
“Bukan berarti tempat hiburan luput dari pengawasan kami. Itu kan hak mereka kumpul di tempat hiburan, tapi dengan kejadian ini kami akan perluas penyisiran saat jam malam,” janji dia.
Sebelumnya, anggota polisi Andi dianiaya di tengah upayanya melerai keributan yang terjadi antar para pelaku. Menurut Hidayatullah, saat itu beredar isu akan ada keributan antara XTC dengan geng motor lain, yaitu GBR.
“Korban Andi telah mengungkap identitasnya sebagai polisi, tapi tiba-tiba kepalanya dipukul dari belakang dengan botol minuman hingga pingsan. Korban disangka anggota GBR,” ujar dia.
Polisi sebelumnya telah menggeledah dan menyegel sebuah rumah yang digunakan sebagai sekretariat XTC di kawasan Cangkol, Kelurahan/Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Selasa (17/3). Setelah dianiaya di kawasan Cipto, Andi sendiri diketahui dianiaya kembali di sekretariat XTC tersebut sebelum akhirnya diselamatkan warga.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s