Disdukcapil Kota Cirebon akan Gelar Operasi Yustisi

Ilustrasi, KTP Elektronik.
Ilustrasi, KTP Elektronik.

(Suara Gratia)Cirebon – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dsdukcapil) Kota Cirebon, dalam waktu dekat akan menggelar operasi yustisi untuk menjaring warga yang tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik. Walaupun operasi ini dilakukan di wilayah Kota Cirebon, namun berlaku juga untuk warga luar kota seperti, Kabupaten Cirebon, Majalengka, Indramayu, dan Kuningan.
Kepala Disdukcapil Kota Cirebon, Sanusi mengatakan, operasi yustisi ini merupakan yang pertama kali dilakukan, bagi warga yang masih menggunakan KTP nonelektronik meski masih berlaku, akan dikenakan sanksi pidana ringan atau membyar denda sebesar Rp 50.000
“Dasar hukum operasi yustisi yakni UU Nomor 24 tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan dan Perpres 112/2013,” tuturnya, Kamis 16/4.
Menurutnya, Undang Undang mewajibkan warga negara untuk memiliki dokumen kependudukan. Sedangkan Perpres 112 tahun 2013 menyebutkan KTP nonelektronik sudah habis masa berlakunya pada Desember 2014 lalu.
“Semua orang yang melintas di jalan di titik dilakukannya operasi, akan diperiksa, tanpa kecuali,” imbuhnya.
Untuk mengantisipasi kemungkinan warga yang terjaring memberikan alasan bohong, tim operasi yustisi menyiagakan perangkat untuk mengecek keterangannya.
“Misalnya ada yang mengaku sudah perekaman data, tapi KTP belum jadi, kami langsung bisa mengecek di data base,” katanya.
Operasi yustisi ini, akan melibatkan sejumlah institusi dari mulai Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri, Kepolisian, Kodim, Dishub dan Satpol PP.
Saat ini, Sanusi mengungkapkan pihaknya sedang menyiapkan keperluan untuk kegiatan sosialisasi kepada warga.
“Kami juga akan melayangkan surat pemberitahuan kepada pemerintah daerah sekitar Kota Cirebon, seperti Pemkab Cirebon, Indramayu, Kuningan dan Majalengka, terkait agenda tersebut,” ujarnya.
Sehingga, nanti barangkali ada warga luar Kota Cirebon yang terjaring operasi yustisi, pemdanya sudah tahu.
Sementara itu, Ketua RW 5 Kebon Kelapa Timur Kelurahan/Kecamatan Kejaksan Kusnadi mengaku senang dengan akan diadakannya operasi yustisi.
Menurutnya, operasi yustisi akan memaksa warga untuk segera memiliki KTP elektronik.
“Saat ini kan masih saja ada warga yang belum melakukan perekaman data untuk membuat KTP elektronik, dengan alasan belum sempat. Tapi nanti kalau ada operasi yustisi kan pasti mereka akan meluangkan waktu,” ucapnya.
Kusnadi meminta sosialisasi segera dilakukan, agar pihaknya juga bisa segera meneruskan sosialisasi kepada warga.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s