Go Green Cirebon, Percantik Pantai Kejawanan

Komunitas Go Green Cirebon, menanam 500 bibit mangrove di Pantai Kejawanan Kota Cirebon.
Komunitas Go Green Cirebon, menanam 500 bibit mangrove di Pantai Kejawanan Kota Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Sedikitnya 200-an pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam Go Green Cirebon, menanam mangrove dan memungut sampah serta menaruh tempat sampah di Pantai Kejawanan Kota Cirebon, Minggu 19/4.
Sekitar 500 bibit mangrove di tanam di lahan seluar 500 meter persegi. Selain untuk mempercantik pantai yang menjadi ikon wista di Kota Cirebon, kegiatan yang bertajuk “Memayu Kejawanan” ini juga sebagai moment untuk memperingati hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April 2015.
Kordinator Sanggar Lingkungan Hidup Cirebon, Cecep Supriyatna mengatakan, kegiatan mempercantik atau dalam bahasa Cirebonnya ‘Memayu’ merupakan kegiatan yang berkesinambungan dan bertahap sehingga Pantai Kejawanan ini benar-benar terlihat cantik, tidak terlihat seperti saat ini yang terlihat kumuh.
“Penanaman mangrove dan memungut sampah ini adalah gerakan awal kita dalam mempercantik Pantai Kejawanan. Kedepan kami akan menanami pantai ini dengan beragam tanaman pantai yaitu cemara, pohon kelapa dan lainnya, kami juga akan menambah jumlah tong sampah di sini, hingga pantai ini terlihat ‘Cantik’,” ujarnya, Minggu 19/4.
Cecep melanjutkan, Pantai Kejawanan sudah menjadi salah satu ikon tempat wisata di Kota Cirebon, namun minim perhatian dari pemerintah setempat.
“Setiap harinya ratusan orang mendatangi tempat ini, apalagi pada hari Minggu dan liburan. Namun, Pemerintah Daerah tidak memberdayakannya dengan baik. Lihat saja disini sampah berserakan dimana-mana karena disini tidak tersedia tempat sampah dan warung-warung tidak ditata dengan rapih,” imbuhnya.
Ia menambahkan, sedikitnya 200-an orang terlibat dalam kegiatan bebersih pantai ini.
“Kegiatan kami, didukung oleh 200-an orang yang berasal dari berbagai komunitas pecinta lingkungan, diantaranya adalah, Komunitas Backpaker Cirebon, Hantu Gunung 1911, Komunitas Pecinta Sungai, pelajar, mahasiswa, dan lainnya ” terangnya.
Menurutnya, selain untuk mempercantik pantai, kegiatan Memayu Kejawanan juga untuk mengkampanyekan cinta lingkungan kepada masyarakat dan mendorong Pemerintah Kota Cirebon untuk lebih peduli lagi terhadap potensi di daerahnya.
“Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Bumi, juga agar masyarakat lebih peduli terhadap lingungan,” katanya.
Sementara, salah satu peserta dari Komunitas Hantu Gunung 1911, Panji mengatakan, sebagai warga Kota Cirebon dirinya merasa prihatin melihat kondisi Pantai Kejawanan yang kumuh.
“Pantai ini jika dikelola dengan baik akan menjadi tempat wisata yang tidak kalah indahnya dengan yang ada di kota-kota lain,” tuturnya.
Panji berharap, masyarakat dan pemerintah sadar akan pentingnya mencintai lingkungan, sehingga dapat bersinergi menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
“Menjaga lingkungan tidak bisa hanya dilakukan oleh sejumlah komunitas saja, tetapi seluruh masyarakat termasuk pemerintah. Melalui kegiatan ini, kami harap masyarakat dan pemerintah dapat bekerjasama menciptakan lingkungan yang sehat,” tuturnya.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s