Penerimaan Pajak di Jawa Barat Belum Capai Target

Kepala Kantor Pajak Pratama Cirebon, Yunus Darmono (kedua dari kiri) dan Kepala Kanwil DJP Jawa Barat II, Angin Prasetyo Aj (tengah).
Kepala Kantor Pajak Pratama Cirebon, Yunus Darmono (kedua dari kiri) dan Kepala Kanwil DJP Jawa Barat II, Angin Prasetyo Aj (tengah).

(Suara Gratia)Cirebon – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Barat II, memiliki target penerimaan Pajak pada tahun 2015 sebesar Rp 45,9 triliun. Namun, target penerimaan pajak tersebut hingga April 2015 baru mencapai 23,9 persen atau Rp 10,8 triliun. Sedangkan penerimaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 74 persennya berasal dari pajak. Hal ini terungkap dalam Media Gathering Kantor Wilayah DJP Jawa Barat Zona Cirebon, Kamis 23/4.
Kepala Kanwil DJP Jawa Barat II, Angin Prasetyo Aji mengungkapkan, berbagai upaya dilakukan untuk mencapai target penerimaan tersebut diantaranya adalah dengan kegiatan law enforcement berupa penyanderaan terhadap wajib pajak yang bandel.
“Memang sangat berat, tapi bukan sesuatu yang mustahil,” katanya, Kamis 23/4.
Ia melanjutkan, untuk masyarakat yang menjadi wajib pajak di tahun 2015 ini diberikan kesempatan untuk melakukan pembetulan SPTnya, dan tidak dikenakan sanksi atau denda, karena di Jawa Barat tingkat kesadaran membayar pajak baru 40 persen.
“Tahun 2015 ini menjadi tahun Pembinaan Wajib Pajak, jadi masyarakat yang ingin membetulkan SPTnya bebas dari sanksi. Namun, tahun 2016 kita tidak ada toleransi untuk itu,” imbunya.
Selain mendorong wajib pajak agar membayar pajak dengan tertib, untuk meningkatkan layanan pada para wajib pajak khususnya Pengusaha Kena Pajak, Direktorat Jendral Pajak akan memberlakukan faktur pajak elektronik atau e-Faktur.
“Layanan e-Faktur sendiri akan diberlakukan mulai Juli 2015 untuk wilayah Jawa dan Bali. Pada tahun 2016 diberlakukan serentak di seluruh Indonesia,” katanya.
Sementara, Kepala Kantor Pajak Pratama Cirebon, Yunus Darmono mengatakan, dari jumlah wajib pajak Kota dan Kabupaten Cirebon sebanyak 254.364 orang, tingkat kepatuhan membayar pajaknya baru sebesar 45 persen hingga 46 persen.
“Tingkat kepatuhannya masih jauh dari harapan,” ungkapnya. Pihaknya meminta, tahun ini seluruh wajib pajak agar melaporkan dan membayar SPTnya.
Yunus melanjutkan, tahun 2015 ini Kantor Pajak Cirebon memiiki target penerimaan pajak sebesar Rp 1,72 trilun, namun target tersebut hingga April 2015 baru mencapai 21 persen.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s