Polres Cirebon Kota Kembalikan Motor Hasil Curian

Kapolres Ciko, Eko Sulistyo Basuki meninjau barang bukti kendaraan roda dua hasil razia di Mapolres setempat.
Kapolres Ciko, Eko Sulistyo Basuki meninjau barang bukti kendaraan roda dua hasil razia di Mapolres setempat.

(Suara Gratia)Cirebon – Polres Cirebon Kota (Ciko) mengamankan barang bukti berupa 70 kendaraan roda dua. Puluhan motor yang diduga hasil kejahatan tersebut, merupakan hasil razia penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar di seluruh wilayah hukum Kota Cirebon.

Polres Ciko pun mengimbau kepada masyarakat, jika merasa kehilangan sepeda motor dalam kurun waktu dua bulan lebih, untuk segera melapor ke polres setempat. Jika surat-surat dan dokumennya lengkap serta cocok dengan nomor rangka dan nomor mesin, maka motor tersebut dapat dibawa pulang.

Kapolres Ciko, AKBP Eko Sulistyo Basuki mengatakan, sedikitnya 70 motor diamankan menjadi barang bukti terduga hasil pencurian kendaraan bermotor hasil razia pekat di lima polsek.

“Ada 70 motor yang kami amankan dari hasil operasi selama dua bulan. Target razia kami yaitu penyakit masyarakat, termasuk juga berandalan bermotor,” tuturnya, Sabtu 4/7.

Eko melanjutkan, motor-motor tanpa tuan itu didapati tidak dilengkapi surat-surat kepemilikan resmi, sehingga pihaknya mengamankannya dari tangan berandalan bermotor.

“Anggota berandalan bermotor ini menggunakan kendaraan yang tidak dilengkapi dengan surat resmi, jadi kami amankan. Lagipula, sejak kami amankan sudah dua bulan lebih tidak diambil oleh pemiliknya. Bisa diindikasikan motor-motor itu hasil dari kejahatan misalnya pencurian, penggelapan dari lembaga pembiayaan, bahkan pembegalan.” imbuhnya.

Menurutnya, tindak kejahatan pencurian kendaraan bermotor atau pembegalan bisa terjadi dimana saja, namun pihaknya memastikan petugas selalu melakukan patroli setiap malam terlebih malam minggu dan hari libur.

“Kita tetap melakukan upaya preventif, preentif, dan represif untuk mengantisipasi keamanan. Karena tindak kejahatan bisa terjadi dimanapun dan kapanpun, kita tidak mengatakan daerah yang satu lebih aman dari lainnya,” katanya.

Ia mengimbau kepada masyarakat, jika merasa kehilangan kendaraan bermotor dalam kurun waktu dua bulan untuk segera melapor ke polsek terdekat untuk dicek surat-suratnya, jika cocok maka motor tersebut bisa dibawa pulang.

“Jika nomor mesin dan nomor rangkanya cocok, lengkap dengan laporan kehilangan dari kepolisian, STNK, dan BPKB asli. Maka kendaraan ini kami kembalikan kepada pemiliknya,” tutupnya.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s