Kota Cirebon akan Dipasangi 2.000 CCTV

Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis (tengah) dan Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Sulistyo Basuki (kedua dari kiri) bersama jajaran PT Nexcom dan Panasonic.
Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis (tengah) dan Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Sulistyo Basuki (kedua dari kiri) bersama jajaran PT Nexcom dan Panasonic.

(Suara Gratia)Cirebon – Kota Cirebon akan dipasangi sebanyak 2 ribu Closed Circuit Television (CCTV) di setiap sudut kota dan pusat keramaian. Ribuan CCTV yang akan memantau aktivitas warga dan untu menunjang rasa aman warga, merupakan hibah dari PT Nexcom dan Panasonic untuk mewujudkan Kota Cirebon menjadi Smart City. Hal ini terungkap dalam pertemuan antara kedua perusahaan tersebut dengan Pemerintah Kota Cirebon, Rabu 26/8.
Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis mendukung program ini karena akan membawadampak positif bagi pemerintah daerah dan masyarakat.
“Kami menyambut baik program ini, karena seluruh sistem pemerintahan akan terintegrasi dengan teknologi canggih. Hal ini akan menunjang kinerja pemerintah daerah, pelayanan masyarakat pun akan meningkat,” katanya, Rabu 26/8.
Menurut Azis, di era serba modern ini pemerintah harus dapat memanfaatkan teknologi. Selain, praktis teknologi canggih dinilainya akan menghemat biaya dan ramah lingkungan.
“Dengan kecanggihan teknologi semuanya dapat dikerjakan dengan cepat dan praktis, serta hemat biaya,” imbuhnya.
Ia optimis, program Smart City nantinya akan memberikan peningkatan pelayanan kepada masyarakat di bidang kesehatan, keamanan, pelayanan publik dan lainnya.
“Smart City akan memberikan rasa aman, nyaman dan bahagia untuk masyarakat,” tuturnya.
Di tempat yang sama, Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Sulistyo Basuki meminta program Smart City diwujudkan secepatnya bahkan dirinya akan mendukung Wali Kota untuk meyakinkan DPRD agar program ini segera terealisasi.
“Saya minta jangan tahun depan, kalau bisa tahun ini diwujudkan. Saya siap mengantar Wali Kota meyakinkan DPRD untuk merealisasikan Smart City. Untuk permulaan kita bisa jadikan salah satu tempat saja yang menjadi pilot projek,” katanya.
Menurutnya, pemasangan CCTV di sudut kota dan pusat keramaian akan menekan tingkat kriminlitas di wilayah hukum Kota Cirebon, sehingga dapat mewujudkan keamanan dan kenyamanan.
“Kalau dipasangi CCTV orang jadi takut berbuat kejahatan. Di Jepang misalnya, kalau orang ketinggalan dompet di tempat umum tinggal melapor saja ke kantor polisi, nanti ada yang mengembalikannya. Karena disana di setiap sudut dipasangi CCTV,” ujarnya.
Sementara, perwakilan dari Panasonic, Sofyan Hadi mengatakan, Kota Cirebon menjadi pilihan untuk program Smart City karena sudah ditunjang dengan sarana telekomunikasi dan ketersediaan listrik yang memadai.
“Kota Cirebon memiliki sarana pendukung yang memadai sehingga dapat menunjang program Smart City. Karena program ini berbasis aplikasi di bidang teknologi informasi yang membutuhkan koneksi telekomunikasi yang cepat,” katanya.
Sebagai langkah awal pihaknya akan menghibahkan sebanyak 2 ribu CCTV yang dapat memantau aktifitas warga dan warga pun dapat mengakses fasilitas keamanan, kesehatan, pelayanan publik dengan cepat.
“Jika terjadi kecelakaan masyarakat dapat meminta pertolongan dengan mudah dan pihak rumah sakit yang sudah terintegrasi dengan program ini akan merespon, mengambil tindakan dengan cepat. Selain itu Polisi dapat memantau wilayahnya dengan baik karena didukung dengan pusat data dan ruang kontrol yang disebut Solution Control,” terangnya.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s