BNN Kota Cirebon Tangkap Dua Pengedar Sabu-sabu

Kepala Seksi Pemberantasan Narkoba BNN Kota Cirebon, Ignatius Dwi Santoso.
Kepala Seksi Pemberantasan Narkoba BNN Kota Cirebon, Ignatius Dwi Santoso.

(Suara Gratia)Cirebon – Dua orang pengedar narkoba jenis sabu-sabu tak berkutik ketika ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cirebon. Sejumlah barang bukti pun ditemukan di lokasi penangkapan, bahkan salah satu pelaku berusaha melenyapkan barang bukti dengan membuangnya ke dalam kloset. Ketika ditangkap keduanya tengah menggunakan barang haram tersebut.

Kepala Seksi Pemberantasan Narkoba BNN Kota Cirebon, Ignatius Dwi Santoso mengatakan, Selasa 22/9 sekitar pukul 15.00 WIB pihaknya telah menangkap dua orang pemakai sekaligus pengedar narkoba jenis sabu-sabu di dalam kamar kos di Jl. Cipto Mangunkusumo Gg. Arya Dadahan No. 12.

“Kami berhasil menangkap pemakai sekaligus pengedar sabu-sabu berinisial A (43 Tahun) warga Kelurahan Larangan Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon dan A (29 Tahun) warga Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon. Keduanya ditangkap di kamar kos lantai dua,” tuturnya, Selasa 22/9.

Dwi melanjutkan, bersama tersangka pihaknya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yaitu 5 paket sabu-sabu sejumlah 5 gram, alat timbang digital, dan alat hisap sabu-sabu.

“Kami mengamankan barang bukti di dekat pintu keluar dan di dalam kamar mandi karena salah satu tersangka membuang barang bukti itu ke dalam kloset,” terangnya.

Menurutnya, dilihat dari jumlah barang bukti yang diamankan diduga kuat kedua tersangka merupakan pengedar sabu-sabu, bahkan menurut pengakuan tersangka sabu-sabu tersebut di beli dari seseorang, yang awalnya berjumlah 10 bungkus masing-masing dengat berat 1 gram.

“Karena barang buktinya cukup banyak yaitu 5 gram dan ada timbangannya juga. Awalnya tersangka mengaku 10 bungkus, sekarang tinggal 5 bungkus,” katanya.

Dwi menambahkan, penangkapan ini berawal dari masyarakat yang melaporkan bahwa di kos-kosan tersebut sering digunakan untuk menggunakan narkoba.

“Dari laporan masyarakat kami melakukan operasi, sebelumnya tempat tersebut tengah kami sidik selama dua minggu,” ujarnya.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s