Ini Kata Komisi VIII, Terkait Tragedi Mina

Anggota DPR RI Komisi VIII, KH. Maman Imanulhaq.
Anggota DPR RI Komisi VIII, KH. Maman Imanulhaq.

(Suara Gratia)Cirebon – Tragedi Mina yang terjadi di Jalan (syari’) Al’arab 204 dengan korban meninggal 220 dan 400 korban luka-luka menambah daftar catatan buruk penyelenggaran haji tahun ini.
Terkait insiden Mina ini, Maman Imanulhaq, Anggota Komisi VIII DPR RI menepis jika insiden ini dipicu over capacity. Sebab, dengan jumlah jamaah yang sama pada tahun lalu, menurut politisi PKB ini, insiden serupa tidak terjadi.
“Secara logis, ini bukan over capacity. Bisa jadi ada faktor lain yang masih kita gali informasi di lapangan,” ungkap Maman, Kamis 24/9.
Menurut Maman, kejadian Mina pagi tadi, karena minimnya petugas dan kurangnya informasi yang menjadikan “tubrukan” antara jamaah yang usai melontar jumrah dengan yang baru mulai masuk lokasi.
Karena itu, Maman menilai Korban beruntun jamaah haji akibat kelalaian ini mestinya jadi bahan evaluasi sehingga insiden tidak terulang lagi.
Beberapa hal yang harus diantisipasi sejak dini, lanjut Maman, adalah sikap jamaah yang sulit diatur juga Kapasitas yang terlalu padat yang dipaksakan.
“Insiden ini jangan hanya dilihat sebagai kecelakaan, harus ada evaluasi dan perbaikan,” tegasnya.
Ke depan harus diperbaiki sistem pengaturan atau manajemen alur pergerakan jamaah saat ritual melempar jumroh yang kacau saat ini yang tidak menerapkan jalur lambat, jalur sedang, dan jalur cepat.
“Tanpa ada kajian serius yang diikuti perbaikan, acara ritual haji bisa menjadi event sangat berbahaya. Tentu Ini tidak kita inginkan,”.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s