Polisi Buru Pelaku Pencurian di Jalur Pantura yang Menewaskan Satu Orang

Petugas RSUD Gunungjati memeriksa korban pencurian dengan kekerasan di Jalur Pantura Cirebon.
Petugas RSUD Gunungjati memeriksa korban pencurian dengan kekerasan di Jalur Pantura Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Sepasang suami istri (pasutri) menjadi korban pencurian dengan kekerasan di jalur pantura Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, dini hari Minggu 8/11. Pasutri ini berboncengan mengendarai sepeda motor dari arah Jakarta dengan tujuan Comal, Jawa Tengah.
Korban diketahuui bernama Djajang Sutiawan (42 tahun) dan Wasilah (30 tahun) warga Kampung Rawa II No 191 RT 002/004, Kelurahan/Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.Sekitar pukul 04.00 WIB, saat melintas di Jalan Brigjen Dharsono, Desa Kertawinangun Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, mereka diikuti dan dikejar kurang lebih sepuluh sepeda motor, masing-masing motor boncengan 3 orang.
Korban tiba-tiba diberhentikan paksa oleh para pelaku, lalu tanpa alasan yang jelas korban dikeroyok dan dipukuli. Bahkan, ada pelaku yang menusuk korban dengan senjata tajam. Tas korban pun dibawa kabur oleh kawanan pencuri. Pasutri itu selanjutnya dilarikan ke RSUD Gunung Jati, Kota Cirebon.
Namun, Wasilah kemudian menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit. Sementara itu sang suami, Djajang yang bekerja sebagai karyawan swasta, masih dalam perawatan akibat luka tusuk cukup dalam pada pinggang belakang sebelah kanan.
Sejauh ini, polisi baru mengetahui kedua korban kehilangan satu unit handphone yang disimpan di dalam tas.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi mengamankan barang bukti yaitu sebilah pisau. Sejumlah saksi pun turut diperiksa, termasuk mengecek CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian. Polisi juga memeriksa nomor telepon milik korban yang dirampas para pelaku.
Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP Dadang Sudiantoro saat dikonfirmasi menyatakan, masih mengejar para pelaku.
“Pelaku belum kami identifikasi, masih diselidiki,” katanya, Minggu 8/11.
Dia meyakinkan, polisi berupaya keras mencari dan mengejar para pelaku untuk mengungkap kejadian yang menewaskan satu orang ini.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s