OJK Cirebon Perkuat Sinergitas dengan Media

Kepala Kantor OJK Cirebon, Muhamad Lutfi (kanan) dan Nana Rosdiana Kepla Subbagian Kantor OJK di Keraton Kacirebonan.
Kepala Kantor OJK Cirebon, Muhamad Lutfi (kanan) dan Nana Rosdiana Kepala Subbagian Kantor OJK di Keraton Kacirebonan.

(Suara Gratia)Cirebon – Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon memperkuat sinergitas dengan kalangan media cetak dan elektronik di Keraton Kacirebonan, Selasa 8/12. Pertemuan yang berlangsung sekitar 1 jam ini sebagai salah satu upaya mempererat kerjasama dan koordinasi dengan media baik cetak, elektronik, dan online.

OJK pun menyampaikan sejumlah program dan fokus strategis baik yang sudah berjalan maupun yang akan dijalankan.
Menurut Kepala Kantor OJK Cirebon, Muhamad Lutfi, peran media sangat penting untuk edukasi kepada masyarakat mengenai informasi program kerja OJK kepada stakeholder serta perkembangan jasa keuangan di wilayah III Cirebon (Kota/Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan).“Ramah-tamah dengan kawan-kawan media untuk mempererat kerjasama dan koordinasi,” katanya, Selasa 8/12.
Lutfi sendiri memyampaikan sebanyak 10 Fokus Strategis dan Program Kerja OJK 2016 diantaranya adalah, penguatan pengawasan sektor jasa keuangan, layanan perizinan prima, pendalaman pasar, peningkatan akses keuangan, dan lainnya.
“Hal ini sesuai arahan Ketua Dewan Komisioner OJK,” imbuhnya.
Ia melanjutkan, memasuki tahun 2016 mendatang OJK memiliki target untuk meningkatkan indeks inklusi keuangan sebesar 5 persen dari 59,74 persen di tahun 2013 menjadi 64,74 persen.
“Di tahun 2016 nanti minimal 64,74 persen dari total jumlah penduduk Indonesia sudah menggunakan produk dan jasa keuangan. Untuk Wilayah III Cirebon pun ditargetkan dengan angka yang sama,” terangnya.
Sementara, untuk meningkatkan perlindungan konsumen, OJK mendorong Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) memiliki sisten penanganan pengaduan yang memadai.
Mengenai dugaan penghimpunan dana dengan menawarkan imbal hasil atau keuntungan di luar kewajaran yang sedang marak terjadi di Indonesia dan Cirebon khususnya. Di tahun 2016 akan dilakukan penguatan fungsi waspada investasi.
“Untuk masyarakat yang ingin menginvestasikan uangnya terlebih dahulu harus memperhatikan dua hal yaitu ‘Legal dan Logis’ yakni perusahaannya resmi terdaftar di OJK dan keuntungan yang ditawarkannya pun masuk akal,” ujarnya.(Frans C Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s