Warga Kota Cirebon tolak Keputusan Gubernur dan Kemendagri

Ratusan warga Kelurahan Sukapura melakukan demonstrasi di depan Balai Kota Cirebon.

Ratusan warga Kelurahan Sukapura melakukan demonstrasi di depan Balai Kota Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Ratusan warga Kelurahan Sukapura Kecamatan Kejaksan menolak menjadi warga Kabupaten Cirebon, Senin 18/1. Ratusan warga yang terdiri dari RW 01, RW 02, dan RW 10 Kelurahan Sukapura, menuntut dicabutnya keputusan Gubernur Jawa Barat dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang memasukkan wilayah Kelurahan Sukapura menjadi wilayah Kabupaten Cirebon dengan melakukan aksi demonstrasi di depan Balai Kota Cirebon dan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
Menurut Ketua RW 10 Kelurahan Sukapura, Eliyah Haryono, seluruh warga setempat menolak menjadi warga Kabupaten Cirebon, karena sudah lebih dari 30 tahun menjadi warga Kota Cirebon.“Warga disini semua menolak menjadi orang kabupaten. Karena pelayanan kependudukan, kesehatan, pelayanan kepolisian, dan pendidikan lebih dekat dan lebih banyak dilayani Kota Cirebon,” katanya, Senin 18/1.
Warga pun menuntut pasangan Wali Kota Ano Sutrisno (Alm) – Nasrudin Azis, ketika kampanye di daerah itu yang berjanji akan memperjuangkan masalah batas wilayah.
“Kami kecewa karena Wali Kota terkesan lepas tangan tidak menepati janjinya waktu kampanye di Sukapura,” ungkapnya.
Eliyah bersama ratusan warga menuntut keputusan Gubernur Jabar dan Kemendagri dicabut, karena dalam putusan tersebut warga tidak dilibatkan.
“Kita tidak pernah terlibat dalam pengambilan keputusan, kenapa kita bisa langsung dilepas begitu saja. Intinya warga menuntut tetap masuk wilayah Kota Cirebon,” katanya.
Sementara, Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis yang menerima perwakilan domonstran di Gedung DPRD menyatakan, tidak bisa berbuat apa-apa karena ini merupakan keputusan dari Kementerian melalui Provinsi.
“Melalui pertemuan ini saya sudah mendengar keluh kesah bapak ibu. Namun, saya tidak bisa berbuat apa-apa.” katanya.
Namun, untuk menyelesaikan masalah batas wilayah ini ia memastikan akan berbicara lebih intens melalui delapan orang perwakilan warga Kelurahan Sukapura.
“Saya akan berbicara lebih intens melalui perwakilan,” tutupnya.(Frans C Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s