Sopir Truk Gelapkan Barang Senilai Rp 1 miliar

Kapolres Cirebon Kabupaten AKBP Sugeng Hariyanto (kedua dari kir) saat gelar perkara kasus penggelapan barang dagangan.
Kapolres Cirebon Kabupaten AKBP Sugeng Hariyanto (kedua dari kiri) saat gelar perkara kasus penggelapan barang dagangan.

(Suara Gratia)Cirebon – Polres Cirebon Kabupaten berhasil menangkap sindikat penggelapan barang. Pengungkapan ini bermula dari kecurigaan pihak Polisi yang melihat kejanggalan, pasalnya ada sebuah truk yang sedang melakukan bongkar muat barang di jalan tol, dari truk tronton ke truk ps.Dari tangan tersangka petugas berhasil mengamankan puluhan hingga ratusan barang-barang keperluan sehari-hari seperti sabun mandi, cat tembok, minuman isotonik merek Pocari Sweat, sabun mandi merek lifeboy, pupuk, buah pear, oli merek Mesran, dan sejumlah sepatu. Dari tersangka pula diketahui barang-barang tersebut diambil dari Tanjung Priok Jakarta dengan jalur pengiriman ke Batam namun ditengah perjalanan barang-barang yang nilainya mencpai Rp 1 miliar ini diturunkan hendak dijual ke daerah Cirebon dan Jakarta.

Kapolres Cirebon Kabupaten, AKBP Sugeng Hariyanto mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan satu unit truk tronton yang digunakan untuk menggelapkan barang dagangan beserta lima orang pelaku.
“Lima tersangka itu berinisial SS, HS, MSR, MSM dan EYT, semuanya mempunyai peranan masing-masing, ada yang sebagai penadah, pengesub dan sopir serta kernet,” katanya, Selasa 8/3.
Dari keterangan tersangka, hasil penggelapan barang ini mereka masing-masing mendapatkan uang sebesar Rp 80 juta.
“Barang-barang ini dijual lebih murah dari harga di pasaran. Diambil dari Tanjung Priok dijual ke daerah Jakarta dan Cirebon. Kerugian total sekitar Rp 1 miliar,” terangnya.
Menurut Sugeng, ada beberapa kali tindak pidana yang dilakukan tersangka dan sudah sering terjadi diwilayah Cirebon seperti tol dan jalur pantura.
“Tersangka sudah beberapa kali melakukan penggelapan dengan modus operandi sama yaitu memindahkan barang dari truk tronton ke truk ps,” ujarnya.
Saat ini pihaknnya tengah mendalami kasus tersebut.
“Kami sedang dalami lagi kasus ini, saat ini kami juga belum tahu siapa pemilik barang-barang ini,” katanya.
Sementara, tersangka utama seorang sopir truk SS mengaku, sudah melakukan penggelapan barang selama kurang lebih tujuh bulan uang hasil penggelapan itu digunkan untuk keperluan sehari-hari.
“Uangnya untuk keperluan sehari-hari,” katanya.(Frans C Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s