Keraton Kasepuhan Cirebon Perpanjang Ijin Pemakaian Lahan

Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat (paling kiri) menyerahkan surat ijin pakai lahan kepada Ketua Kelompok Tani Sipanggang Jaya dan kepada perwakilan warga.

Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat (paling kiri) menyerahkan surat ijin pakai lahan kepada Ketua Kelompok Tani Sipanggang Jaya dan kepada perwakilan warga.

(Suara Gratia)Cirebon – Keraton Kasepuhan Cirebon memperpanjang surat ijin pakai lahan yang digunakan warga, PT Kereta Api Indonesia (KAI), Masjid At Taqwa, Kelompk Tani di Kelurahan Larangan Kota Cirebon, dan Masjid Raya At Taqwa. Ini adalah perpanjangan ijin ke-3 setelah tahun 2013, 2014, dan tahun 2015. 

Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat mengatakan, perpanjangan kontrak ini diberikan kepada warga untuk dimanfaatkan tanpa dipungut biaya apa pun.
“Kami tidak meminta bayaran. Silahkan dipakai sesuai dengan peruntukkannya,” ujarnya, ditemui usai memberikan surat ijin pakai lahan kepada warga di Ketaton Kaspeuhan Cirebon, Selasa 24/5.
Sultan menjelaskan, tanah di sekitar rel kereta api di Jl. Kartini, Jl. Olahraga, Jl. Tanda Barat, Kriyan Barat, dan Jl. Ampera digunakan untuk sekitar 1.000 warga sebagai pemukiman. Sementara, lahan seluas 7.600 meter persegi digunakan untuk areal pertanian oleh Kelompok Tani Sipanggang Jaya Kelurahan Larangan.
“Selama lahan itu bisa dipakai silahkan dipakai. Kalau sudah tidak dipakai mohon dikembalikan. Tapi kami titip dirawat dengan baik,” tuturnya.
Sementara, lahan di Jl. Tanda Barat dipinjamkan kepada Masjid Raya At Taqwa.
“Daripada lahan itu dibiarkan tidak terurus dan jadi kumuh. Selama pengurus masjid membutuhkannya silahkan dimanfaatkan,” katanya.
Sementara, Ketua Kelompok Tani Sipanggang Jaya, Boni mengucapkan terima kasih kepada Keraton Kasepuhan karena ia dan 19 anggotanya diijjnkan memakai tanah keraton.
“Kami bersyukur usulan kami diterima oleh Keraton menggarap lahan untuk bertani,” katanya.
Ia mengaku, sedikitpun tidak pernah diminta uang untuk bayar sewa lahan oleh pihak keraton.
“Tidak bayar sama sekali,” imbuhnya.(Frans C Mokalu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s