Warga Sekitar Markas Arhanudse 14 Cirebon Keluhkan Penerangan Jalan

Kegiatan Komunikasi Sosial di Komplek Batalyon Arhanudse 14 Cirebon.

Kegiatan Komunikasi Sosial di Komplek Batalyon Arhanudse 14 Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Warga sekitar Markas Komando Batalyon Arhanudse 14 Cirebon yang masuk wilayah Kelurahan Sukapura Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon, mengeluhkan minimya fasilitas penerangan jalan. Pasalnya, jalan yang gelap terlebih sepi merupakan situasi yang kerap dimanfaatkan pelaku kriminal melancarkan aksinya, selain itu kecelakaan kendaraan pun sering terjadi. Hal ini terungkap dalam Komunikasi Sosial Masalah Keamanan dan Kebersihan di Mako Arhanudse 14 Cirebon, Selasa 24/5.Sekretaris RW 10 Kelurahan Sukapura, Alibasa mengatakan, keamanan lingkungan sekitar jangan hanya dilihat pada siang hari saja, karena pada malam hari kerap terjadi kenakalan remaja, aksi kejahatan, dan kecelakaan lalu lintas.
“Malam hari anak-anak kita naik motor tidak pakai helm enak-enak saja. Tukang becak sering ketabrak motor karena jalanan gelap,” ungkapnya, Selasa 24/5.
Ia mengaku, kejahatan di sekitar komplek Arhanudse 14 memang jarang terjadi karena anggota TNI banyak yang beraktifitas di sekitarnya, sehingga warga pun merasa segan.
“Kalau di sekitar Arhanudse 14 jelas aman. Tapi, wilayah Kelurahan Sukapura cukup luas, daerah yang jauh dari sini perlu perhatian juga supaya keamanan tetap terjaga,” imbuhnya.
Ketua RT 06 RW 05 Sugiharto menambahkan, di tempat-tempat yang minim cahaya banyak anak-anak muda bergerombol, tidak menutup kemungkinan dari ajang kumpul-kumpul ini akan muncul tindakan kriminal.
“Masalah kejahatan dasarnya dari obat-obatan terlarang dan minuman beralkohol. Kami mohon Babinsa dan Babinkamtibmas bekerjasama dengan kami mengawasi lingkungan sekitar. Jika ada yang bergerombol bisa langsung didatangi,” katanya.
Sementara, Wakil Komandan Batalyon Arhanudse 14 Cirebon Mayor Patrick Aryabima mengakui, penerangan jalan di sekitar Mako Arhanudse 14 cukup minim. Untuk mengatasi hal ini, pihaknya sudah berkordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Cirebon.
“Kami sudah menghubungi pihak Dishub. Memang sudah dilakukan pemasangan dan perbaikan lampu penerangan, tapi baru dua sampai tiga minggu saja lampunya rusak lagi,” ujarnya.
Ia mengatakan, beberapa kali petugas kesehatan di markasnya kerap menolong orang kecelakaan di depan komplek Arhanudse 14 yang terletak di Jalan Pilang Raya, terutama pada malam hari.
“Petugas kesehatan kita juga kalau malam sering menolong orang kecelakaan di depan komplek. Malam hari, selain jalannya sempit penerangannya juga tidak optimal,” katanya.
Namun ia memastikan, masalah keamanan di sekitar Kompek Batalyon akan selalu terjaga, pihaknya akan mengerahkan anggotanya untuk berpatroli keliling lingkungan dan memonitor tempat-tempat rawan tindak kejahatan.
“Karena keterbatasan anggota dan waktu dari kepolisian serta aparat keamanan desa, kemungkinan ada beberapa tempat yang tidak terjangkau. Kami akan melakukan patroli di tempat-tempat seperti itu dan di tempat yang rawan terjadi tindak kriminal,” terangnya.
Menurutnya, anak-anak yang suka bergerombol di lingkungan sekitar akan didatangi kalau mengganggu akan dilakukan pembinaan.
“Anak-anak yang suka kumpul-kumul itu belum tentu berasal dari lingkungan sekitar, bisa jadi dari luar,” tutupnya.(Frans C Mokalu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s