GP Anshor Siap Hadapi Organisasi Anti Pancasila

Apel Akbar GP Anshor di Alun-alun Palimanan Kabupaten Cirebon.

Apel Akbar GP Anshor di Alun-alun Palimanan Kabupaten Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Gerakan Pemuda (GP) Anshor mendeklarasikan dirinya sebagai organisasi yang paling depan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Organisasi manapun yang menyatakan Pancasila dan NKRI itu sesat akan berhadapan dengannya. Hal ini, dipertegas dihadapan sekitar 3 ribu, anggota Barisan Anshor Serbaguna (Banser) dalam Apel Akbar Kesetiaan Pancasila dan NKRI di Alun-alun Palimanan Kabupaten Cirebon, Rabu 1/6.

Ketua Umum Gerakan Pemuda Anshor, Yaqut Cholil Qoumas, menegaskan, apel akbar ini merupakan peringatan bagi organisasi yang tidak setuju dengan Pancasila dan NKRI.
“Jadi kalau ada di luar sana yang mengatakan Pancasila itu Toghut, saya pastikan bahwa mereka tidak paham dengan Islam. Justru mereka yang harus belajar kembali tentang Islam,” ujar Yaqut dihadapan ribuan Banser yang hadir dalam apel tersebut, Rabu 1/6.
Karena menurutnya, Pancasila merupakan salah satu alat pemersatu masyarakat Indonesia dan Pancasila juga tidak bertentangan dengan ajaran Islam.
“Dari Sabang sampai Merauke kita ini kaya akan kebudayaan, kita kaya dengan suku bangsa, kita kaya dengan bahasa, dan kita kaya dengan beragam agama. Dan Pancasila mampu mempersatukan semua keragaman itu,” ujarnya.
Yaqut juga menyampaikan, bahwa Banser harus menjadi garda terdepan untuk melawan siapapun yang akan meruntuhkan NKRI dan juga menolak Pancasila. Banser siap berani mati untuk membela Pancasila dan NKRI.
“Jika hari ini ada yang melawan Pancasila, kalau hari ini ada yang mengatakan Pancasila harus dibumi hanguskan dari Indonesia, itu sama saja dengan melawan kita kader Banser dan Anshor,” tegasnya.
Di akhir amanatnya ia pun menyatakan, kepada masyarakat jika ada sekelompok orang yang menginginkan berdirinya Khilafah Islam, jika ada kelompok yang ingin membangkitkan komunisme, liberalisme, maka mereka harus berkaca kepada Pancasila dan NKRI.
“Saya katakan untuk yang terakhir kalinya, jika saudara pulang dari apel ini ada yang mendirikan Khilafah Islam, membangkitkan Komunisme, maka Pancasila adalah jalan pulang,” tutupnya.(Frans C Mokalu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s