Polres Ciko Tangkap Pengedar Ganja dan Bandar Obat-obatan Ilegal

Kapolres Ciko AKBP Indra Jafar (tengah) saat gelar perkara pengungkapan kasus peredaran narkotik di Mapolres Cirebon Kota.

Kapolres Ciko AKBP Indra Jafar (tengah) saat gelar perkara pengungkapan kasus peredaran narkotik di Mapolres Cirebon Kota.

(Suara Gratia)Cirebon – Polres Cirebon Kota (Ciko) berhasil mengamankan empat tersangka jaringan narkotik jenis ganja dan bandar obat-obatan jenis trihex dan tramadol, mereka ditangkap di tempat yang berbeda. Dari tangan terangka petugas berhasil mengamankan ganja keirng sebanyak 90 gram, alat timbangan, serta 10 ribu butir trihex dan tramadol.

Penjual ganja yang tertangkap yakni PW, RC, AM, dan DI. Kawanan ini mengedarkan ganja di wilayah Cirebon Jawa Barat dan Brebes Jawa Tengah. Sementara, pengedar trihex dan tramadol berinisial US ditangkap di rumahnya di kawasan Jagasatru Kota Cirebon.

Kapolres Ciko, AKBP Indra Jafar mengatakan, daun ganja kering ini hendak dijual di wilayah Cirebon dan juga Brebes Jawa Tengah. Namun atas pengembangan penyelidikan, pihaknya behasil menangkap pengedar sekaligus menggagalkan peredaran ganja tersebut

“Awalnya kami menangkap AW di kos-kosannya. Setelah dilakukan pengembangan, kami tangkap tersangka lainnya,” katanya, Sabtu (4/6).

Indra melanjutkan, dari tangan tersangka petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 90 gram ganja kering dan alat timbangan.

“Kami sita narkotik jenis ganja dari bandar berinisial DI, sedangkan AM perananya sebagai kurir warga Kabupaten Brebes Jawa Tengah, dan RC warga Kesambi Kota Cirebon,” terangnya.

Selain itu, dari tangkap tangan tersangka US, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti obat-obatan jenis trihex dan tramadol sebanyak 10 ribu butir.

“Kami tangkap US alias T warga Kota Cirebon dirumahnya. Ia merupakan penjual trihex dan tramadol di daerah sekitar. Kami juga mengamankan barang bukti 10 ribu butir pil trihex dan tramadol,” ungkapnya.

Indra menegaskan, jaringan pengedar obat-obatan ini harus ditangkap sampai ke akar-akarnya, agar tidak ada lagi peredaran ilegal di Kota Cirebon.

“Kami sedang mengupayakan penangkapan sampai tingkat distributornya. Saya sudah perintahkan petugas untuk memutus mata rantai peredaran obat-obatan ilegal di wilayah hukum Kota Cirebon,” ujarnya.(Frans C Mokalu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s