PLTU Cirebon Tetap Gunakan Bahan Bakar Batu Bara

PLTU Kanci Kabupaten Cirebon.

PLTU Kanci Kabupaten Cirebon.

(Suara Gratia) Cirebon – PT Cirebon Energi Prasarana (CEP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cirebon akan tetap menggunakan batu bara sebagai sumber utama energi, terutama untuk PLTU Unit II yang akan segera dibangun.

President Director PT CEP, Heru Dewanto, mengatakan batu bara salah satu sumber energi yang murah. Pasalnya, teknologi yang memanfaatkan energi matahari dihargai 25 sen USD/KWH, sedangkan biomasa 15 sen USD/KWH. Menurutnya, hingga kini Indonesia belum mampu secara finansial dan teknologi mengubah sumber energi lain di luar batu bara.

“Harga batu bara termurah di dunia, sekitar 6 sen dolar/KWH,” Kamis 16/6/2016.

Jika tidak memakai batu bara, tidak akan ada listrik murah bagi masyarakat Indonesia. Karena menurutnya, persoalan sesungguhnya bukan terletak pada batu bara tetapi pemenuhan kebutuhan dasar manusia Indonesia.

“Dulu sandang pangan papan sebagai kebutuhan dasar, sekarang ini ditambah listrik,” katanya.

Dia menyebutkan, emisi yang dihasilkan PLTU berupa sulfur dioksida (SO2) 225 mg/m3 dan nitrogen dioksida (NO2) sekitar 200 mg/m2, tidak melebihi ambang batas yang ditetapkan pemerintah yakni 750 mg/m3.

“Itu bisa dilihat dari cerobong PLTU yang nyaris tanpa asap dan tidak adanya abu pada kolam penampungan abu batu bara,” terangnya.

Untuk PLTU II yang baru akan dibangun, dia menjamin akan membutuhkan batu bara lebih sedikit dibanding PLTU I. Hal itu, katanya, tidak lepas dari penggunaan teknologi untuk PLTU II berupa ultra super critical yang diklaim lebih maju dan bersih dibanding teknologi pada PLTU I berupa super critical.(Frans C Mokalu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s