Perlengkapan Sekolah Tidak Diberikan, Orang Tua Siswa SMPN 4 Kota Cirebon Luruk Disdik

Orang tua siswa SMPN 4 Kota Cirebon adukan nasibnya ke Disdik.

Orang tua siswa SMPN 4 Kota Cirebon adukan nasibnya ke Disdik.

(Suara Gratia)Cirebon – Belasan orangtua siswa/siswi SMPN 4 Kota Cirebon datangi kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon. Mereka meminta kejelasan terkait belum diberikannya beberapa kebutuhan perlengkapan sekolah, seperti seragam, baju olahraga, dasi, sepatu, dan lainnya. Padahal, para orangtua tersebut sudah membayar ketika masuk Penerimaan Peserta Didik Baru tahun lalu.

Salah satu orangtua siswa SMPN 4 Kota Cirebon, Rita mengatakan, kedatangan orangtua ke kantor Disdik ini, mengadukan nasib puluahan orang tua siswa yang tidak diberilan perlengkapan sekolah hingga hari ini.

“Pihak sekolah hanya janji-janji saja. Kami selalu disuruh menunggu saja, makanya kami datang ke Disdik. Para orangtua murid ada yang mendapatkan dasinya saja. Bahkan ada juga orangtua yang belum terima sama sekali perlengkapan sekolah. Padahal sudah bayar sejak tahun lalu,” katanya, ditemui di kantor Disdik Kota Cirebon, Senin 27/06/2016..

Ia menjelaskan, orangtua murid ini sudah membayar kebutuhan perlengkapan sekolah dengan lunas, untuk laki-laki dikenakan biaya sebesar Rp 1.150.000, sedangkan perempuan harus bayar Rp 1.050.000.

“Uang sekolahnya sudah lunas tapi seragamnya belum dapat,” imbuhnya.

Ia pun bersama orang tua murid lainnya, meminta solusi kepada Disdik. Pasalnya kejadian ini sudah yang kesekian kalinya, bahkan anak-anak sudah mau naik kelas pun perlengkapan itu tidak diberikan.

“Kejadian ini sudah tiga tahun, ini yang paling parah. Saya tidak mau hal ini terulang kembali pada PPDB berikutnya,” tegasnya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon, H. Wahyo melalui Kabid Sarpras, Abdul Haris menyampaikan, kedatangan para orantua ini murni adalah permasalahan internal sekolah. Pasalnya, dari para orangtua mengaku sudah membayar, tapi tidak diberikan kebutuhan sekolah bagi anak-anaknya tersebut.

“Dalam rapat dengan Kadisdik, nanti akan kami panggil kepala sekolah yang bersangkutan. Untuk bisa lebih jelas mengetahui permasalahannya seperti apa,” tukasnnya. (Frans C Mokalu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s