Kecelakaan Saat Bertugas, Dua Anggota Pramuka Cirebon Diganjar Penghargaan

Memet Selamet Saparudin terbaring di tempat tidur saat dikunjungi oleh Kapolres Cirebon Kota AKBP Indra Jafar (tengah).

Memet Selamet Saparudin terbaring di tempat tidur saat dikunjungi oleh Kapolres Cirebon Kota AKBP Indra Jafar (tengah).

(Suara Gratia)Cirebon – Dua anggota Pramuka yang tengah bertugas saat arus mudik, yakni Memet Selamet Saparudin (30 Tahun) warga Bumi Kalijaga Permai Kota Cirebon dan Fajar Ahsan (21 Tahun) warga Kecamatan Gunungjati Kabupaten Cirebon, dilarikan ke Rumah Sakit. Keduanya merupakan korban kecelakaan yang melibatkan sepeda motor dan Microbus nomor polisi T 7688 DA yang dikemudikan Erwan Kuswandi (42 Tahun), Selasa (05/07/2016) lalu sekitar pukul 03.15 WIB. Kecelakaan ini mengakibatkan kedua korban mengalami luka serius di bagian kaki dan kepala.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Indra Jafar mengatakan, microbus yang melaju dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah tiba-tiba oleng ke kiri dan menabrak pos pengamanan anggota Pramuka Kwartir Cabang Kota Cirebon di jalur pantura Kota Cirebon (Jl. Ahmad Yani)
“Diduga supir kelelahan dan tidak dapat menguasai kendaraannya dengan baik,” katanya, ditemui saat menjenguk dan memberikan santunan kepada korban kecelakaan, Selasa 12/07/2016.
Ia melanjutkan, kedua anggota pramuka yang tengah bertugas saat arus Mudik Lebaran ini hendak mencari menu makan untuk sahur.
“Dia mau sahur karena akan menjalankan ibadah puasa. Tiba-tiba ada kendaraan pariwisata jenis microbus menabrak mereka berdua,” imbuhnya.
Saat ini, petugas mengamankan barang bukti berupa 1 unit microbus dan supirnya.
“Kendaraan sementara kami tahan untuk penyidikan lebih lanjut. Saat kejadian microbus membawa penumpang lengkap sesuai dengan jumlah kursi yang tersedia,” terangnya.
Ia menjelaskan, akibat kecelakaan Memet mengalami retak tulang kaki kanan dibawah lutut dan Fajar mengalami luka robek di kepala.
“Setelah kejadian korban di bawa ke RS Ciremai,” katanya
Selain memberikan santunan, pihaknya tengah mengusulkan ke Polda Jabar untuk pemberian penghargaan dan ucapan terima kasih atas partisipasi anggota Pramuka Kwarcab Kota Cirebon itu.
“Ini sebagai kepedulian kita karena anggota Pramuka telah membantu petugas saat arus mudik,” ungkapnya.
Sementara, salah satu orang tua korban Ahmad Mulyadi mengatakan, Memet telah menjalani perawatan kurang lebih selama 6 hari di RS Ciremai Kota Cirebon.
“Tulang kaki kanan di sekrup 2 yang di pasang pen 1, karena retak,” katanya.
Untuk biaya selama di rumah sakit, ia melanjutkan, ditanggung oleh BPJS dan Jasa Raharja.
“Sekarang sudah diijinkan pulang, Jumat 12/07/2016 nanti kontrol lagi ke rumah sakit,” ujarnya.(Frans C Mokalu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s