H+2 Lebaran Puncak Arus Balik di Tol Cipali

Antrian kendaraan saat arus balik di GT Palimanan Cirebon.

Antrian kendaraan saat arus balik di GT Palimanan Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Puncak arus balik di tol Cipali telah terjadi pada H+2 (Sabtu 09/07/201), dengan volume kendaraan sebesar 61.070 kendaraan per hari. Sejak itu sampai dengan Selasa, 12/07/2016 kemarin, dengan volume arus balik yang konsisten tinggi di kisaran 58.000 – 59.000 kendaraan per hari. Walaupun menunjukkan penurunan dalam beberapa hari ke depan, diperkirakan volume arus balik akan tetap tinggi dan kembali menunjukkan peningkatan pada penutupan minggu ini di hari Sabtu dan Minggu.
Menurut, Hudaya Arryanto, Wakil Direktur Utama PT Lintas Marga Sedaya (LMS), volume arus balik kendaraan yang melintas di GT Palimanan Cirebon pada H+6 (Rabu, 13/07/2016) mulai menunjukkan penurunan dibanding beberapa hari sebelumnya,” katanya, Kamis 14/07/2016.Meskipun demikian, arus kedatangan kendaraan di GT Palimanan tersebar relatif merata setiap jamnya, sehingga transaksi di gerbang tol dapat berjalan optimal, tidak terjadi antrian yang signifikan dan pada hari ini (Kamis, 14/07/2016) volume kendaraan menurun sebesar 19 persen.
“Arus balik yang melintas di Tol Cipali dari arah Cirebon ke Jakarta yang masuk di GT Palimanan pada H+6 (Rabu, 13/07/2016) pukul 06.00 WIB hingga Kamis, 14/07/2016 pukul 06.00 WIB sebanyak 49.779 kendaraan/hari, turun cukup signifikan sebesar 19% dibandingkan dengan volume pada hari sebelumnya yang tercatat sebesar 59.030 kendaraan,” terangnya.
Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas saat arus balik, gardu-gardu tol di GT Palimanan difungsikan maksimal yakni 21 gardu arah ke Jakarta dan 5 gardu arah ke Cirebon.
“Pengaturan gardu tersebut bersifat fleksibel disesuaikan dengan kepadatan lalu lintas dari masing-masing arah,” katanya.
Selain itu, untuk mempercepat transaksi di gerbang tol, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk menyiapkan kartu tol dan uang pas sebelum memasuki gerbang tol.
“Pembayaran dengan e-payment juga dianjurkan, karena lebih cepat dan praktis. Dan petugas ‘jemput kendaraan’ masih akan tetap dikerahkan untuk melayani penukaran uang kecil guna mempercepat waktu transaksi di gerbang tol,” tuturnya.(Frans C Mokalu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s