Kumpulkan Uang Sejak Zaman Belanda, Kakek ini Bisa Naik Haji

Kakek Ambari memperlihatkan baju Ihram miliknya yang sudah disiapkan untuk berangkat naik haji.

Kakek Ambari memperlihatkan baju Ihram miliknya yang sudah disiapkan untuk berangkat naik haji.

(Suara Gratia)Cirebon – Ambari (90 Tahun) akhirnya bisa berangkat ke tanah suci pada September 2016 mendatang. Kakek warga Kelurahan Pelandakan Kecamatan Harjamukti RT 04 Rw 07 Kota Cirebon ini, berhasil menunaikan ibadah haji setelah mengunpulkan uang koin kurang lebih selama 60 tahun. Tekadnya untuk ibadah haji, termotivasi dari orang tuanya yakni H Ahmad yang terlebih dahul sudah menunaikan ibadah haji saat ia berusia 30 tahun.

Kakek yang berprofesi sebagai buruh tani ini mengumpulkan uang di dalam celengan yang dibuatnya sendiri, sejak zaman Presiden Soekarno.
“Saya buat celengan dari kaleng biskuit. Hasil dari panen berapapun itu saya masukkan ke celengan, mau satu sen atau satu setip,” katanya, saat ditemui di kediamannya, Kamis 04/08/2016.
Penantiannya sejak tahun 1949 untuk menunaikan ibadah haji terbayar sudah, karena Kakek Ambari akan berangkat pada bulan September 2016 nanti.
“Dari zaman Presiden Soekarno masih muda saya sudah nabung. Sambil ikut berperang saya juga menyempatkan diri menabung,” ujarnya.
Dia mengaku tidak mau menerima sepeser pun uang jasa dari pemerintah atas perjuangannya membela negara. “Saya ikhlas bela negara. Waktu muda saya tidak ikut wajib militer hanya petani biasa yang siap bertempur melawan penjajah,” bebernya.
Seiring berjalannya waktu, dia pun menukarkan uang logam hasil celengannya ke toko loak atau kolektor. “Di zaman sekarang uang yang saya simpan audah tidak laku, jadi saya jual ke kolektor. Hasil dari penjualan itu ditabung lagi,” ujarnya.
Akhirnya, ia pun berhasil mengumpulkan uang yang cukup untuk memberangkatkannya ke tanah suci yakni sebesar Rp 35 juta.
“Saya bayar biaya haji tunai, tahun ini juga saya berangkat,” katanya.
Sementara, Asrifah anak semata wayang Kakek Ambari mengaku, senang karena berkat keuletan dan ketekunan ayahnya dalam menabung, akhirnya bisa berangkat menunaikan ibadah haji.
“Alhamdulillah Bapak bisa berangkat naik haji. Walaupun saya belum bisa membantu, tapi Bapak bisa mandiri mengumpulkan uang,” katanya.
Ia pun berharap, suatu saat nanti bisa berangkat haji seperti ayahnya.
“Saya minta doanya sama Bapak, supaya bisa berangjat naik haji seperti Bapak,” ujarnya.(Frans C Mokalu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s