Modus Ganjal ATM Gasak Uang Belasan Juta Rupiah

Polsek Astanajapura melakukan olah TKP.

Polsek Astanajapura melakukan olah TKP.

(Suara Gratia)Cirebon – Modus kejahatan ganjal ATM memakan korban. Saeful Hadi (42 Tahun) warga Mertapada Wetan Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon, menjadi salah satu korbannya. Menurut informasi yang kami himpun, pada hari Sabtu (06/08/2016) sekitar pukul 13.25 WIB, Saeful kehilangan uang sekitar Rp 11.050.000 saat melakukan transakai di mesin ATM di salah satu minimarket di Kecamatan Astanajapura.

Pada saat korban bersama istrinya akan mengambil uang di ATM, kemudian korban memasukkan kartu ATM nya kedalam lubang kartu namun terganjal sesuatu sehingga tidak bisa masuk. Kemudian salah satu diduga pelaku berpura-pura membantu korban dengan memasukkan kartu ATM yang dimungkinkan sudah ditukar oleh pelaku, namun tetap tidak bisa masuk kedalam lubang kartu ATM. Selanjutnya pelaku menyuruh korban untuk memasukkan Password/PIN ATM setelah itu pelaku pergi.
Korban tersadar ketika diingatkan oleh pelaku dengan mengatakan “jangan-jangan ditipu”. Kemudian Korban mengecek saldo tabungan melalui M-Banking ternyata saldo tabungan milik korban sudah berkurang Rp. 11.050.000.
Atas kejadian tersebut korban melapor ke Polsek Astanajapura guna penyidikan lebih lanjut.
Dari olah tempat kejadian perkara (TKP) petugas memgamankan barang bukti berupa 1 buah Kartu ATM Bank Mandiri nomor kartu 4616994159788373 (milik pelaku) dan sepotong kayu kecil yang digunakan sebagai pengganjal ATM.
“Kasus ini sedang kami dalami lebih lanjut. Kami berkoordinasi dengan pihak minimarket mengecek CCTV dan berkoordinasi dengan pihak Bank untuk mengeluarkan kartu ATM yang terganjal di lubang kartu,” kata Kapolsek Astanajapura AKP Subagyo, Sabtu (06/08/2016).
Imron Rosadi (21) salah satu kasir minimarket mengatakan, ada tiga orang yang diduga pelaku. Ketiganya masuk secara bergantian dan langsung berkomunikasi dengan korban. Para pelaku mengganjal mesin ATM dengan kayu korek api.
“Tadi pas mesin ATM nya dibongkar sama pihak Bank, kayu korek apinya juga masih ada di dalam,” katanya.(Frans C Mokalu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s