Drug Amnesty, Pilihan Baru Bagi Pecandu Narkoba

Roadshow artis dan pendukung film 3 Pilihan Hidup di Kota Cirebon.

Roadshow artis dan pendukung film 3 Pilihan Hidup di Kota Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Perang melawan narkoba memasuki babak baru. Para pegiat anti narkoba mewacanakan regulasi baru yakni drugs amnesty bagi para pecandu narkoba. Sisi medis dan kebijakan pun menjadi pilihan.
Ketua Umum Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN), Bob Hasan mengatakan, drugs amnesty tidak berarti memberi pengampunan kepadapecandu atau penyalahguna narkoba.

“Pengertian drugs amnesty bukan memaafkan pecandu begitu saja. Tapi akan ditindak sesegera mungkin, apakah melalui tahapan perlahan atau tes urin, kemudian apakah rehabilitasi paksa atau damai,” terangnya seusai roadshow artis dan pendukung film 3 Pilihan Hidup di Kota Cirebon, Kamis 18/08/2016.
Menurutnya, prinsip ini merupakan salah satu cara efektif perang melawan narkoba saat ini.
“Penindakan terhadap mereka tetap dilakukan sesegera mungkin melalui pilihan 3 pilihan yaitu, rehabilitasi, penjara, atau mati,”
Ia menegaskan, aat ini perang melawan narkoba tidak cukup hanya melalui slogan atau pemasangan spanduk saja.
“Perlawanan terhadap narkoba tak cukup dengan slogan atau memasang spanduk berisi. Dengan kata lain, upaya lain layak dilakukan guna memberantas penggunaan narkoba hingga ke akar-akarnya,” imbuhnya
Pelindung GPAN yang juga Kepala Biro Reformasi Birokrasi Polri, Brigadir Jenderal Polisi Siswandi tidak menampik, masih diperlukan upaya lain dalam mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkoba.
“Para pecandu narkoba tak memiliki banyak pilihan dalam hidupnya. Proses hukum, rehabilitasi atau mati,” katanya.
Ia menjelaskan, siapapun yang masuk jurang narkoba, sebagaimana Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika wajib menjalani rehabilitasi.
“Pecandu narkoba, merupakan pesakitan yang harus diobati dan disembuhkan melalui rehabilitasi agar kehidupan masa depannya lebih baik,” terangnya.
Sementara, Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis mengatakan, seluruh masyarakat harus dapat melindungi diri agar tidak terjerumus dalam bahaya narkoba.
“Kira harus mawas diri, keluarga, teman, sahabat kita dilindungi dari bahaya narkoba,” ujarnya.(Frans C Mokalu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s