Nelayan Cirebon akan Datangi Kementerian Kelautan

Asisten Ketua SNI Cirebon Muhamad Rosyid (Tengah) dan salah satu nelayan rajungan korban perompakan, Nambri (kanan).

Asisten Ketua SNI Cirebon Muhamad Rosyid (Tengah) dan salah satu nelayan rajungan korban perompakan, Nambri (kanan).

(Suara Gratia)Cirebon – Ratusan nelayan dari Cirebon, Karawang dan Tegal, akan mendatangai Kantor Kementrian Keluatan dan Perikanan (KKP) di Jakarta pada  Selasa 23 Agustus 2016 mendatang. Mereka akan mendatangi KKP, untuk meminta perlindungan dan juga mengadu terkait maraknya perompakan yang terjadi selama tiga bulan terakhir ini.“Semalam kami sudah bertemu dengan perwakilan dari nelayan di Karawang. Ada lebih dari sepuluh bus yang akan berangkat,” kata Muhamad Rosyid, Asisten Ketua Serikat Nelayan Indonesia (SNI) Kabupaten Cirebon, Minggu (21/08/2016).

Para nelayan mengaku kecewa kepada aparat dan pemerintah, dengan terus menerusnya terjadi perompakan yang menimpa nelayan rajungan dari berbagai wilayah.
“Para perompak sekarang lebih berani lagi. Kemarin mereka melakukan perompakan di Perairan lampung, sekarang sudah berani masuk hingga wilayah Karawang,” imbuhnya.
Dalam tiga bulan terakhir ini, ada sekitar 150 lebih kapal nelayan Karawang dan seratusan lebih Kapal Nelayan Cirebon yang menjadi korban perompakan di wilayah Perairan Lampung.
“Dari sepuluh kapal yang berangkat melaut, Sembilan diantaranya menjadi korban perompakan,” katanya.
Bahkan bukan hanya itu, berbagai benda berharga yang dimiliki oleh para nelayan, seperti handphone dan lainnya juga dibawa oleh para perompak.
“Walaupaun sudah melaporkan permasalahan ini ke petugas yang berwajib, namun masih belum ada perkembangan yang menggembirakan,” ungkapnya.
Bahkan pihaknya sudah melaporkan kejadian ini ke Polsek, Polres dan Polairud dan Polda Lampung. Tapi masih saja terjadi perompakan.
“Malah kemarin, kami juga masih menerima aduan dari anggota kami yang terkena perompak di laut,” ujarnya
Sementara itu, Wisono dari Dinas kelautan dan Perikanan kabupaten Cirebon, mengaku sudah menerima laporan dan keluhan tersebut dari sejumlah nelayan.
“Setelah mendapatkan laporan, kami sudah sampaikan aduan tersebut ke Badan Keamanan Laut (Bakamla),” katanya
Ia berharap, petugas yang berwajib untuk segera melakukan tindakan, agar tidak kembali jatuh korban.
“Kita berharap petugas mengambil tindakan tegas atas permasalahan ini,” tuturnya.(Frans C Mokalu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s