Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak dan Perempuan di Cirebon Meningkat

Aksi Deklarasi Stop Kekerasan Seksual Terhadap Anak dan Perempuan dengan menandatangani kain putih sepanjang 95 meter di RSUDGJ Cirebon.
Aksi Deklarasi Stop Kekerasan Seksual Terhadap Anak dan Perempuan dengan menandatangani kain putih sepanjang 95 meter di RSUDGJ Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Kasus pelecehan seksual dan kekerasan terhadap wanita dan anak- anak di Cirebon jumlahnya tiap tahun mengalami peningkatan. Usia yang menjadi korbannya pun semakin muda yakni antara 5 hingga 3 tahun.
Menurut Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Gunung Jati (RSUDGJ) Heru Purwanto, pada tahun 2014 ada 44 kasus, tahun 2015 naik menjadi 49 kasus. Tahun 2016 selama kurun waktu Januari sampai Agustus, bahkan sudah 55 kasus.

“Tahun lalu hingga kini setiap bulan terjadi 15 kasus bahkan bisa lebih,” katanya, diitemui saat menghadiri Hari Ulang Tahun RSUDGJ yang ke-95, Rabu 31/08/2016.
Ia mengaku prihatin, karena korban dan pelaku kekerasan seksual ini semakin muda.
“Tahun lalu ada anak usia tiga tahun diperkosa oleh kakak kandungnya sendiri yang berusia 7 tahun. Dan ada anak usia enam tahun diperkosa ramai-ramai oleh teman-temannya sendiri yang berusia enam tahun,” terangnya
Pihaknya memberikan perlindungan dan pelayanan terhadap korban kasus kekerasan seksual terhadap wanita dan anak-anak melalui Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) RSUDGJ yang melibatkan psikolog, dokter spesialis, polisi, dan pekerja sosial.
“Fasilitas PTT ini sudah ada sejak tahun 2015 namun boomingnya baru sekarang karena angka pelecehan seksualnya meningkat,” imbuhnya.
Untuk menekan kasus ini pihaknya bersama Pemerintah Kota Cirebon, Polisi, TNI, Pegadilan, dan unsur masyarakat mendeklarasikan “Stop Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan” dengan membubuhkan tanda tangan di atas kain putih sepanjang 95 meter.
“Kami harap dengan deklarasi ini masyarakat semakin sadar akan efek buruk terhadap kekerasan anak dan perempuan. Kami juga akan memberikan perlindungan dan pemulihan terhadap korbannya,” ujarnya.(Frans C Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s