Ribuan Peserta Ikuti Gelaran Tour D’Keraton

Ribuan peserta sepeda santai Tour D'Keraton melewati salah satu ruas jalan di Cirebon.

Ribuan peserta sepeda santai Tour D’Keraton melewati salah satu ruas jalan di Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Tour D’Keraton yang digelar RRI Cirebon dan Keraton Kasepuhan telah menjawab harapan masyarakat akan kebutuhan rekreasi dan hiburan di Cirebon. Kegiatan yang diisi dengan sepeda santai dan jalan sehat ini diikuti oleh 5 ribu peserta dari Wilayah III (Kota/Kabupaten Cirebon, Majalengka, Kuningan, Indramayu) dan Brebes Jawa Tengah, padahal panitia menargetkan sebanyak 4 ribu peserta.

Menurut Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Adipati Arief Natadingrat, animo masyarakat yang begitu besar terhadap kegiatan ini merupakan bukti bahwa masyarakat Cirebon haus akan rekreasi.“Animo masyarakat belum diimbangi dengan pariwisata yang kita miliki,” katanya, Minggu 04/09/2016.
Sultan mengatakan, Cirebon belum memiliki destinasi wisata unggulan yang bisa dinikmati oleh masuarakat, jauh berbeda dengan di Yogyakarta, Bandung, dan Bali.
“Pariwisata kita tertinggal jauh dari Yogyakarta, dan Bali. Butuh 40 tahun untuk mengejarnya,” imbuhnya.
Namun dengan sarana dan prasarana yang diimilki Cirebon sekarang ini seperti, jalan tol, jalur kereta api double track, dan Bandara Internasional Kertajati di Majalengka, ia optimis pariwisata Cirebon akan menyaingi Yogyakarta dan Bali lebih cepat.
“Bandara Kertajati akan beroperasional tahun 2018. Kita optomis tiga tahun setelah itu Cirebon akan menyamai Yogyakarta dan Bali bahkan bisa menyusul,” ujarnya.
Ia berharap, masyarakat Cirebon yang haus destinasi wisata yang aman dan nyaman dapat terpenuhi dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pegiat wisata.
“Kita lihat Tour D’Keraton pesertanya melampaui target. Kesempatan ini harus kita tangkap, jangan sampai masyarakat Cirebon tidak bisa berwisata di tempatnya sendiri, atau mereka bisa memilih daerah lain untuk berwisata,” katanya.
Sementara, Kepala LPP RRI Cirebon Budiningrum mengatakan, Tour D’Keraton tidak hanya diisi dengan kegiatan jalan sehat dan sepeda santai, tetapi peserta juga bisa lebih mengenal potensi wisata di Cirebon.
“Sepeda santai menempuh jarak sejauh 22 km dan jalan sehat menempuh jarak 13 km. Melintasi sekitar 5 gedung bersejarah, 2 gereja tertua di Cirebon, wisata pantai, dan melewati pusat-pusat kuliner, terakhir finish di Keraton Kasepuhan,” katanya.(Frans C Mokalu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s