Jabar Targetkan Juara Umum pada PON XIX

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (kiri) dan Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis (kanan) setelah meninjau venue PON di Cirebon.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (kiri) dan Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis (kanan) setelah meninjau venue PON di Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Jawa Barat menargetkan melibas hampir semua medali demi mencapai juara umum Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX mulai 17 September 2016.
Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan mengungkapkan, sebagaimana tagline Jabar untuk PON nanti, provinsi ini menargetkan juara umum.
“Target juara umum, soal rincian berapa itu urusan Gusti Allah SWT,” katanya, Selasa 06/09/2016. Pihaknya menjanjikan pemberian bonus bagi atlet yang berhasil memperoleh medali PON.
“Pemprov Jabar akan memberikan semangat untuk atlet yang mendapat medali,” imbuhnya.
Pihaknyavmemastikan kesiapan seluruh venue PON se-Jabar, telah mencapai 100% siap guna.
“Manfaatkan sebaiknya untuk olahraga. Pemeliharaan akan dilakukan KONI masing-masing,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis mengatakan, sejauh ini dua venue di Kota Cirebon, kolam renang untuk cabang olahraga selam nomor kolam dan GOR Bima untuk bulu tangkis telah 99% siap digunakan.
“Di GOR Bima tinggal pemasangan karpet, juga tenda pemanasan. Sedangkan kolam renang tinggal pasang papan skor dan alat kesehatan,” tuturnya.
Dia menyebutkan, pembenahan dua venue PON dan kawasan sekitar Bima memakan biaya sekitar Rp 15,5 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Jabar.
“Sekitar Rp 4 miliar untuk renovasi kolam renang, sekitar Rp 3,5 miliar untuk GOR Bima, dan sekitar Rp 8 miliar untuk pembenahan infrastruktur,” terangnya.
Untuk mencegah kemungkinan mangkrak pasca PON, Azis memproyeksikan, kedua venue akan tetap dimanfaatkan sebagai salah satu sumber pendapatan daerah. Rencananya, kolam renang dan GOR Bima akan dibuka untuk kompetisi olahraga dan dikomersilkan.
“Supaya tak mangkrak, Bima akan dilokalisir sebagai kawasan olahraga yang terbuka untuk kompetisi dan dikomersilkan. Bahkan, sebagai pusat ekonomi rakyat dengan banyaknya pedagang UMKM. Dengan begitu, Bima akan menghasilkan pendapatan sehingga ada alokasi untuk biaya pemeliharaannya sendiri,” ungkapnya.
Sementara, setelah diambil dari Indramayu dan melintas Kabupaten Cirebon, api PON disemayamkan semalam di Kota Cirebon dan pada Selasa (06/09/2016) api abadi tersebut akan dibawa ke Kabupaten Kuningan dan kota-kota lain di Jabar.(Frans C Mokalu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s