Petugas Tangkap Pelaku Pembunuh Pengusaha Sayur

Kapolres Cirebon Kota AKBP menunjukkan barang bukti berupa cobek yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korbannya.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Indra Jafar (tengah), menunjukkan barang bukti berupa cobek yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korbannya.

(Suara Gratia)Cirebon – Hanya dalam tempo delapan jam, Jajaran Polres Cirebon Kota berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap Iman Santoso (44) warga Perumnas Burung Kelurahan Larangan Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon. Korban ditemukan meninggal dunia pada Kamis (15/09/2016) sore kemarin.
Polisi berhasil membekuk pelaku yaitu DM (22) bin A warga Kuningan Jawa Barat. Pelaku ditangkap oleh jajaran Polresta Cirebon, disalah satu hotel di Kuningan. Kapolresta Cirebon, AKBP Indra Jafar mengatakan, Pelaku membunuh bos sayuran di Pasar Kanoman Cirebon itu, karena dipaksa untuk melayani korban.
Awalnya, pelaku yag berprofesi sebagai salah satu pegawai hotel tersebut, ikut menginap dikamar korban. namun pada pukul 03.00 dini hari, korban memaksa pelaku untuk melayani dirinya dengan ancaman senjata tajam.
“Pelaku ngakunya diancam oleh korban dengan pisau, agar mau melayani,” kata Indra saat merilis kasus tersebut, Jum’at (16/09/2016).
Karena tidak nyaman dengan apa yang dilakukan oleh korban, pelaku akhirnya menuju dapur dengan berpura-pura ingin membuka baju.
Tanpa sepengetahuan korban, pelaku mengambil sebuah cobek dengan ukuran besar dan langsung menghantamkan ke bagian belakang kepala pria yang masih lajang ini.
“Korban meninggal seketika saat itu,” kata Indra.
Titik terang kasus ini didapatkan, setelah pihak kepolisian memeriksa sejumlah saksi dan menyebutkan nama-nama orang yang sering berkunjung ke rumah korban. Polisi akhirnya bisa menangkap pelaku di tempatnya bekerja.
“Setelah kita periksa sejumlah saksi. Polisi akhirnya mendapatkan keterangan penting, terkiat siapa saja orang yang sering berkunjung kesana,” kata Indra.
Pelaku dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan juncto Pasal 365 tentang Pencurian dengan Kekerasan.
“Pelaku diancam hukuman 15 tahun penjara,” ujarnya.
Sementara pelaku DM mengaku, sudah kenal dengan korban sejak satu tahun lalu.
“Kenal di terminal Harjamukti Cirebon,” katanya.(Frans C Mokalu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s