96 TKI di Hongkong Dibebankan Biaya Berlebih oleh PJTKI

Ketua Umum SBMI, Hariyanto.
Ketua Umum SBMI, Hariyanto.

(Suara Gratia)Cirebon – Sebanyak 26 Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) atau Penyalur  Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) terbukti membebankan biaya berlebih yang dikenakan pada Tenag Kerja Indonesia (TKI) di Hongkong.
Ketua Umum Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI), Hariyanto mengatakan, hingga kini terkait pengenaan biaya itu ada sekitar 96 kasus yang dilaporkan melalui SBMI.
“Mayoritas korban berasal dari Jawa Tengah,” katanya di Cirebon, Jumat 14/10/2016.

Hariyanto menjelaskan, biaya penempatan di Hongkong sebenarnya hanya sekitar Rp14 juta, namun TKI harus membayar sebesar Rp 35 juta yang diambil dari pemotongan gaji.
“PJTKI itujuga, sudah meminta biaya penempatan dari majikan masing-masing TKI di Hongkong,” ujarnya
Overcharging ini, sebenarnya sudah terjadi cukup lama. Namun, kasua ini tidak ad abukti yang kuat.
“Terkuaknya kasus ini, berawal dari laporan TKI di Hongkong. Bahkan, SBMI Hongkong, pernah memenangkan dua kali persidangan, terkait masalah tersebut,” ungkapnya.
Pihaknya sudah melaporkan kasus ini ke BNP2TKI dan juga Kementrian Tenaga Kerja.
“BNP2TKI sendiri sudah mengeluarkan surat resmi, bahwa 26 PJTKI iti, dikenai sangsi tunda layanan,” tuturnya.
Sementara, Mentari Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, belum mendapatkan informasi mengenai adanya 26 Penyalur Jawa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang melakukan biaya berlebih, kepada 96 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Hongkong.
“Pak Mentri mengaku, belum mendapatkan informasi dan datanya, sehingga tidak bisa melakukan langkah selanjutnya,” katanya.
Namun, Menaker memastikan akan memproses kasus yang merugikan puluhan TKI tersebut. Bahkan, jika terbukti ia mengancam akan mencabut surat izin ke-26 PJTKI nakal itu.
“Menaker menyampaikan, jika memang terbukti, tidak akan berkompromi dengan PJTKI nakal,” terangnya.(Frans C Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s