Tentara Bisa Jadi Orang Kaya, Asal…        

Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI M Herindra (tengah).

Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI M Herindra (tengah).

(Suara Gratia)Cirebon – Sukses adalah milik setiap orang tidak terkecuali anggota TNI. Untuk mencapai sukses tentu tidak mudah, banyak tantangan dan rintangan yang harus dilewati. Menjadi prajurit TNI bukan berarti tidak dapat meraih sukses, asalkan pandai menciptakan peluang yang ada. Karena, banyak peluang usaha yang bisa digeluti oleh tentara seperti berdagang, beternak, berkebun, dan lainnya.

Menurut Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI M Herindra, anggota TNI memiliki kebebasan untuk merubah hidupnya menjadi lebih baik asalkan dengan cara yang baik dan legal.
“Silahkan memiliki usaha yang baik supaya lebih sejahtera,” katanya, ditemui di sela-sela kunjungan kerjanya di Makorem 063/Sunan Gunung Jati Cirebon.Ia menyatakan, banyak cara yang bisa dilakukan untuk menambah pundi-pundi pendapatan seperti usaha penjualan pulsa, usaha kuliner, atau usaha ojek online, dan lainnya.
“Silahkan anggota TNI memiliki usaha sampingan, karena banyak peluang yang bisa diciptakan seperti berkebun, jualan makanan khas Cirebon misalnya, atau ojek online,” ujarnya.
Ia menegaskan, usaha yang baik dan halal bisa dilakukan untuk meraih kesejahteraan, jangan sampai karena gaji pas-pasan lalu ambil jalan pintas dengan melakukan tindak kejahatan seperti merampok dan menjadi bandar narkoba.
“Saya kira sekarang negara sudah memberikan kesejahteraan yang lebih baik kepada tentara. Tapi, masih banyak juga anggota-anggota yang nakal. Saya akan tindak tegas anggota TNI yang menjadi perampok apalagi bandar narkoba, karena tentara tidak kebal hukum,” katanya.
Selain itu, dihadapan jajarannya Pangdam mengimbau agar tidak hidup boros. Pengeluaran disesuaikan dengan pendapatan.
“Kalau gaji satu bulan segitu ya jangan sampai pengeluaran lebih dari itu. Makan di restoran sekali-kali boleh asal jangan setiap hari, gaji satu bulan bisa habis semua,” imbuhnya.
Ia pun mendorong kepada jajarannya agar tidak menyerah dan tidak mudah menerima kondisi yang ada saat ini, karena menurutya, dunia ini adalah milik orang-orang yang pandai menciptakan peluang.
“Mentang-mentang jadi kopral ya sudah lah mau apa lagi. Hidupnya santai-santai saja. Kalau berpikirnya seperti ini bisa sengsara sendiri. Jangan menyerah dengan keadaan,” pungkasnya.
Namun, terlepas dari semuanya itu, Pangdam menekankan pentingnya bersyukur dan mencintai pekerjaan, karena dengan bersyukur maka pekerjaan yang dijalani akan lebih optimal.
“Saya menekankan cintailah pekerjaan, kalau tidak mencintai pekerjaan pasti hasilnya tidak optimal. Suka tidak suka, kalian sudah menjadi tentara. Karena menjadi tentara adalah pilihan dari diri sendiri,” tuturnya.(Frans C Mokalu)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s