Ibu Negara Hadiri Deteksi Dini Kanker di Cirebon

Ibu Negara Hj. Iriana Joko Widodo, tengah meninjau deteksi dini kanker leher rahim dan kanker payudara di Puskesmas Plumbon Kabupaten Cirebon.

Ibu Negara Hj. Iriana Joko Widodo, tengah meninjau deteksi dini kanker leher rahim dan kanker payudara di Puskesmas Plumbon Kabupaten Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Ibu Negara Hj. Iriana Joko Widodo, beserta rombongan ibu-ibu yang tergabung dalam Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK), meninjau pelaksanaan Deteksi Dini (skrining) kanker pada Perempuan di Kabupaten Cirebon. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, di Indonesia sendiri, prevelansi penyakit kanker cukup tinggi. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, prevelansi tumor/kanker di Indonesia adalah 1,4 per 1.000 penduduk atau sekitar 347.000 orang. Dimana kanker tertinggi pada perempuan adalah kanker payudara dan kanker leher rahim. Selain itu, berdasarkan data Riskesdas tahun 2013, prevelansi kanker di semua umur khususnya di Jawa Barat yakni sebesar 1,0 per 1.000 penduduk.

Iriana Joko Widodo mengatakan, deteksi dini kanker pada perempuan yang bisa dilakukan di 10 Puskesmas di Kabupaten cirebon, berupa skrining kanker leher rahim dengan metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA). Dan kanker payudara dengan Pemeriksaan Payudara Klinis (SADANIS).
“Deteksi dini kanker pada perempuan ini didukung oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Jadi ibu-ibu bisa periksa di puskesmas secara gratis,” katanya, Senin 24/10/2016.
Menurutnya, prevelansi kanker di Indonesia perlu dicermati dengan tindakan pencegahan dan deteksi dini. Sehingga, lanjutnya, kasus kanker yang ditemukan dapat ditangani dengan cepat dan tepat dapat memberikan kesembuhan dan harapan hidup yang lebih lama.
“Masyarakat khususnya kaum perempuan diharapkan melakukan pemeriksaan rutin dan berkala sebagai upaya pencegahan deteksi dini kanker. Sementar, Puskesmas yang dapat melayani deteksi dini keuda kanker itu ada 10 Puskesmas di Kabupaten Cirebon. Seperti di Puskesmas Palimanan dan Puskesmas Plumbon,” terangnya.
Sementara, cakupan pemeriksaan IVA dan SADANIS di Jawa Barat hingga tahun 2016 sebanyak 205.421 orang atau 3 persen. Di Kabupaten Cirebon dari tahun 2015 hingga 2016 tercatat sebanyak 289 orang yang telah diperiksa IVA dan SADANIS atau msih dibawah 1 persen.(Frans C Mokalu)

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s