Kecewakan Warga, Kepala Desa ini Dituntut Mundur dari Jabatannya

Kerumunan demonstran di depan Balai Desa Kanci Wetan Kabupaten Cirebon, menuntut Lilis Sukani mundur dari jabatannya.

Kerumunan demonstran di depan Balai Desa Kanci Wetan Kabupaten Cirebon, menuntut Lilis Sukani mundur dari jabatannya.

(Suara Gratia)Cirebon – Ratusan masyarakat Desa Kanci Wetan Kecamatan Astanjapura, menggeruduk balai desa, menuntut Kepala Desanya mundur. Aksi emosi warga dipicu karena Kepala Desa Lilis Sukani, tidak transparan dalam menjalankan tugasnya dan tidak bisa mewakili warganya untuk mencairkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Pembangkit Listrik tenaga Uap (PLTU). Demonstrasi warga diwarnai kericuhan, sehingga membuat kerusakan yang cukup parah di kantor balai desa dan seorang warga terkena gas air mata.

Menurut salah seorang perwakilan warga Rudianto, Kepala Desa kerap mengecewakan masyarakat karena tidak transparan dalam menjalankan pemerintahan di Desa dan tidak dapat mewakili aspirasi warganya.

“Kita menuntut Kepala Desa mundur, karena tidak transparan dan sudah mengecewakan masyarakat,” katanya, Jum’at (28/10/2016).

Selain tidak transaparan, kepala desa juga tidak menghadiri penandatanganan bantuan CSR dari PLTU Cirebon, sehingga bantuan tersebut tidak bisa segera digulirkan.

“Saat penandatanganan bantuan CSR Kepala Desa kami tidak hadir dengan alasan yang tidak jelas. Jadi pembangunan di Desa kami terhambat,” ujarnya.

Warga mengancam, jika Kepala Desa tidak turun dari jabatannya, maka mereka akan tetap melakukan aksinya bahkan akan lebih besar lagi.

“Kita tunggu sampai dia mundur,” katanya.

Melihat situasi semakin tidak terkendali karena warga semakin agresif dengan merusak kantor balai Desa. Petugas berusaha membubarkan demonstran dengan menembakkan gas air mata.

“Kehadiran petugas Dalmas mengganggu kami. Karena mencampuri urusan di Desa kami sendiri,” pungasknya.

Salah seorang warga lainnya, Busyro harus menahan perih karena terkena gas air mata.

“Mata saya perih sekali. Tadi pas dorong-dorongan kena gas air mata,” katanya.(Frans C Mokalu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s