Warga Kekurangan Gas, Hiswana Migas Cirebon Gelar Operasi Pasar

Hiswana Migas menggelar OP gs 3 kg di Wilayah Cirebon.

Hiswana Migas menggelar OP gs 3 kg di Wilayah Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Sejak tiga bulan lalu di Wilayah III Cirebon terjadi ketidakseimbangan antara penawaran dan permintaan (Supply and Demand) dimana permintaan lebih banyak daripada penawaran. Akibatnya, masyarakat di Cirebon kekurangan pasokan Gas Elpiji 3 kg. Hal ini terjadi karena laju pertumbuhan penduduk, banyaknya spekulan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dan penyerapan yang tidak tepat sasaran.
Oleh karenanya, Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Cirebon menggelar operasi pasar (OP).

“Sejak dua atau tiga bulan lalu masyarakat di Wilayah III Cirebon kekurangan gas elpiji 3 kg. Oleh karena itu, kami menggelar operasi pasar, di Kota Cirebon terdapat 8 titik, Kabupaten Cirebon 29 titik, Indramayu 28 titik, dan Kuningan 18 titik,” kata Fauzi Hasan, Kepala Bidang Elpiji Hiswana Migas Cirebon, Jumat 4/11/2016.
Fauzi mengatakan, operasi pasar di Wilayah III Cirebon itu digelar serentak pada hari yang sama dan pendistribusiannya pun dengan jumlah yang sama. Dijual ke masyarakat dengan harga Rp 15.000/tabung dengan syarat tertentu.
“Operasi pasar diadakan secara bersamaan yaitu hari ini (Jumat, 4/11/2016). Satu titik kita mengirimkan sebanyak 560 tabung gas. Masyarakat harus menunjukkan KTP dan maskimal per orang hanya dapat membeli dua tabung,” terangnya.
Sementara, Koordinator Hiswana Migas DPC Cirebon, Gunawan menampik jika kekurangan gas elpiji ini disebut kelangkaan, karena hingga saat ini gas elpiji masih tersedia namun karena permintaan lebih banyak dari ketersediaan maka terjadi kekurangan di tingkat masyarakat.
“Itu bukan kelangkaan. Karena terjadinya permintaan tidak seimbang dengan penawaran yang biasa terjadi dalam mekanisme pasar,” katanya.
Selain untuk menanggulangi kekurangan stok gas elpiji, pihaknya menyatakan, OP ini sebagai tolok ukur ketersediaan gas di masyarakat.
“OP ini menjadi parameter bagi kami. Kalau habis berarti masyarakat masih butuh tambahan,” pungkasnya.
Wilayah III Cirebon sendiri, selama tahun 2016 distribusi gas elpiji 3 kg sebanyak 4,5 juta tabung per bulan.
“Tahun 2015 lalu sekitar 4,2 juta tabung per bulan, tahun 2016 kuotanya sebanyak 4,5 tabung per bulan,” tuturnya.(Frans C Mokalu)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s