Koramil 1713 Majalengka Inisiasi Bank Sampah

Warga dan anggota Koramil menyortir sampah di Bank Sampah.

Warga dan anggota Koramil menyortir sampah di Bank Sampah.

(Suara Gratia)Majalengka – Koramil 1713 Ligung Kabupaten Majalengka canangkan program bank sampah. Pengumpulan sampah yang melibatkan masyarakat setempat ini memilah sampah organik dan non organik.
Bank sampah yang digalakkan oleh anggota Koramil 1713 Ligung merupakan program peduli lingkungan dimana masyarakat memilah dan memilih sampah organik dan non organik atau sampah yang dapat diolah dan tidak.
“Sampah yang dikumpulkan masyarakat kami tampung lalu, sampah yang diolah akan dikumpulkan oleh petugas pengumpul yang datang dua kali dalam sebulan,” kata Danramil 1713 Ligung Kapten. Cba Suhardi, Rabu 16/11/2016.

Bank sampah ini juga dapat membantu perekonomian warga, karena dari sampah yang dikumpulkan warga mendapat bayaran disesuaikan dengan berat sampah yang dihasilkan.
“Sampah yang disetorkan kepada masyarakat akan dicatat dalam buku tabungan sampah perorangan dengan nominal setelah sampah tersebut diuangkan, harga dari sampah yang disetorkan bervariasi ada yang dihargai per kilo maupun per buah tergantung jenis sampahnya,” imbuhnya.
Menurut anggota Koramil 1713 Ligung Kabupaten Majalengka Pelda Dedi Suryadi sekaligus pengaggas Bank sampah, program yang dirintis sejak tahun 2012 lalu, awalnya mengalami penolakan dari warga karena dianggap tidak dapat menghasilkan apa-apa.
“Awalnya program ini dicemooh oleh masyarakat, namun lambat laun dengan adanya sosialisasi dan kesabaran akhirnya pada satu tahun terakhir ini masyarakat mulai menerima bahkan sangat berantusias,” katanya.
Kendala lainnya adalah, sarana dan prasarana kurang memadai yakni belum tersedianya bak sampah ukuran besar dan kendaraan pengangkut yang kecil.
“Kita kurang sarana dan prasarana, sehingga banyak sampah yang belum terangkut,” ujarnya.
Sementara, Suharto salah seorang warga Desa Ampel Kecamatan Ligung Kabupaten Majalengka menyampaikan, bank sampah sangat membantu baik dari segi lingkungan yang sekarang menjadi bersih juga bisa menjadi penghasilan tambahan.
“Mudah – mudahan terhindar dari bahaya banjir serta masyarakat bisa menabung dengan sampah yang mereka kumpulkan,” katanya.(Frans C Mokalu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s