1.000 Penduduk Warga Kota Cirebon Belum Punya KTP Elektronik

Oma Rustama, Sekretaris Dinas Penduduk dan Catatan Sipil Kota Cirebon.
Oma Rustama, Sekretaris Dinas Penduduk dan Catatan Sipil Kota Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Kementerian Dalam Negeri RI mengalami kegagalan dalam lelang pengadaan Blanko KTP Elektronik. Kepastian ini didapat dari hasil evaluasi pihak Pencatatan Sipil serta memperhatikan masukan dari Tim Probity Audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri. Kegagalan tersebut berdampak pada ketidak-tersediaannya blanko KTP Elektronik di Pusat sampai dengan akhir tahun 2016.
Untuk mempercepat ketersediaan KTP Elektronik, Pemerintah Pusat dan Daerah tengah mempercepat pelaksanaan lelang Pencetakan Blanko KTP elektronikp pada Tahun Anggaran 2017 dan memberlakukan Surat Keterangan Pengganti KTP Elektronik sejak bulan Oktober 2016 dengan masa berlaku 6 (enam) bulan.Bagaimana dengan ketersediaan Blanko KTP Elektronik di Kota Cirebon?
Menurut Oma Rustama, Sekretaris Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cirebon, kekosongan Blangko KTP Elektronik di Kota Cirebon sendiri terjadi sejak bulan Oktober 2016 lalu, dan sebagai pengganti pemohon yang sudah mengajukan pembuatan KTP elektronik pihaknya mengeluarkan surat keterangan.
“Surat Keterangan ini berlaku selama enam bulan dari masa pengeluaran surat,” katanya, Jumat 18/11/2016.
Oma menjelaskan, saat ini dari Pemerintah Pusat sudah memberikan surat edaran bahwa Blangko untuk pembuatan E-KTP stoknya sudah habis sehingga diberitahukan kepada semua Disdukcapil di seluruh Indonesia untuk memberikan surat keterangan sebagai penganti dari E-KTP tersebut.
Ia mengaku, kekosongan Blanko KTP Elektronik ini mengakibatkan sebanyak 1.000 lebih penduduk di Kota Cirebon terlambat memiliki KTP Elektronik. Karena, jumlah pemohon di Kota Cirebon cukup tinggi.
“Pembuatan KTP Elektronik sendiri di Kota Cirebon sudah banyak dalam sehari saja ada sekitar 80 hingga 100 pemohon. Saat ini ada sekitar 1000 lebih pemohon yang memang belum jadi KTP Elektroniknya,” tandasnya.
Ia pun mengimbau, untuk warga yang sudah mengajukan permohonan dan KTP Elektroniknya belum jadi agar tidak panik.
“Memang agak terlambat. Surat Keterangan ini fungsinya sama dengan KTP Elektronik. Pemerintah Kota Cirebon meminta maaf kepada masyarakat, dan tidak perlu risau,” ujarnya.(Frans C Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s