Pertahankan NKRI, Korem 063/SGJ Gelar Lomba Kicau Burung

Lomba kicau burung 'Danrem Cup II' di Makorem 063/SGJ Jl. Brigjen. Dharsono Cirebon.

Lomba kicau burung ‘Danrem Cup II’ di Makorem 063/SGJ Jl. Brigjen. Dharsono Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Isu sensitif yang merebak belakangan ini mengancam persatuan bangsa Indonesia. Jika berkembang dan tidak dapat dicegah isu ini akan menjadi pemecah belah negara Indonesia. Berbagai upaya dilakukan agar bangsa yang terkenal dengan keramahan, kekayaan alam, dan jiwa gotong-royongnya ini tetap bersatu.
Salah satu cara unik mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah dengan menggelar lomba burung berkicau. Kegiatan yang digalakkan Korem 063/Sunan Gunung Jati Cirebon ini digelar dalam rangka memperingati hari Pahlawan tahun 2016.Danrem 063/SGJ Kolonel Inf Bahram mengatakan, anggota kicau mania yang tersebar wilayah Cirebon terdiri dari berbagai lapisan masyarakat dan latar belakang yang berbeda, namun mereka disatukan oleh hobi yang sama.

“Hal ini membuktikan di lingkup yang kecil kita ini penuh perbedaan, namun perbedaan tidak menjadi masalah justru perbedaan adalah kekayaan bangsa yang berharga,” katanya, Senin 21/11/2016.
Lomba yang dikemas dalam ajang ‘Danrem Cup II’ diikuti lebih dari 700 peserta kicau mania di wilayah Cirebon dan sekitarnya. Danrem berharap, momen hari pahlawan menjadi momentum untuk mempersatukan bangsa ini dengan berbagai cara.
“Jadikan kegiatan ini sebagai wahana silaturahmi antara prjurit Korem dengan masyarakat khususnya kicau mania sehingga memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Lomba ini diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat, golongan, suku dan agama yang bersatu dalam komunitas kicau mania,” imbuhnya.
Menurutnya, hobi tidak hanya kegiatan yang digemari oleh sebagian besar masyarakat, namun hobi juga merupakan sarana yang efektif untuk mempertahankan kesatuan dan persatuan bangsa.
“Kegiatan penyaluran hobi seperti ini dapat terus diselenggarakan oleh berbagai pihak, karena dengan adanya hobi yang sama akan dapat menyatukan perbedaan yang ada, secara tidak langsung hobi merupakan salah satu alat pemersatu bangsa,” ujarnya.
Ia mengimbau, masyarakat tidak mudah terprovokasi isu-isu sensitif dengan berpikir jernih.
“Sebelum bertindak kita harus berpikir jernih, sehingga apa yang kita lakukan tidak merugikan diri sendiri, orang lain, dan negeri ini. Akhirnya kita akan menyesal, karena tindakan kekerasan tidak ada gunanya,” tuturnya.(Frans C Mokalu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s