Umat Muslim Cirebon Doa Bersama untuk Keamanan, Persatuan dan Kesatuan Indonesia

Umat muslim Cirebon menggelar istighosah mendoakan kedamaian, persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

Umat muslim Cirebon menggelar istighosah mendoakan kedamaian, persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

(Suara Gratia)Cirebon – Sekitar 1.200 warga Cirebon mendoakan keamanan, kedamaian dan kesatuan bangsa Indonesia. Doa bersama ini dipanjatkan dalam Istighosah untuk mendukung umat muslim yang melakukan aksi serupa di Jakarta. Selain dihadiri umat muslim, tokoh masyarakat, dan ulama di Kabupaten Cirebon, doa bersama ini dihadiri pula Bupati Cirebon, Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, dan Kapolres Cirebon.
Menurut Kapolres Cirebon AKBP Sugeng Hariyanto, hari ini  Jumat 2/12/2016 saudara-saudara umat muslim berada di Jakarta tengah melaksanakan Istighosah dengan niat yang baik dan hati yang tulus.

“Saudara-saudara kita hari ini ada yang berangkat ke Jakarta dengan niat yang baik. Mari bersama-sama kita doakan yang ada di sana supaya tidak terjadi yang aneh-aneh, karena tujuan kita sama yaitu berdoa untuk kedamaian dan ketentraman bangsa Indonesia,” katanya, Jumat 2/12/2016.
Sugeng berharap, umat muslim yang berdoa di Jakarta dapat membedakan kelompok-kelompok mana yang dapat mengacaukan keamanan, sehingga dengan niat yang baik tujuannya dapat tercapai.
“Mudah-mudahan dengan hati dan pikiran yang bersih, sudara-saudara kita bisa membedakan mana yang berniat baik dan berniat buruk, kita tidak mengharapkan adanya perpecahan,” ujarnya.
Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra mengatakan, bangsa Indonesia saat ini tengah dihadapkan pada masalah-masalah yang dapat memecahbelah persatuan dan kesatuan, untuk itu pihaknya bersama ribuan umat muslim, tokoh masyarakat, ulama, TNI, dan Polri memanjatkan doa bersama untuk kedamaian, persatuan, dan kerukunan di negeri ini.
“Seperti kita ketahui bangsa Indonesia sedang mengalami permasalahan sensitif yang mengatasnamakan agama. Kita sebagai umat terbesar jangan sampai terpancing dengan isu-isu negatif lebih baik menciptkana Cirebon yang aman dan damai,” katanya.
Sementara, Rois Syuriah PCNU Kabupaten Cirebon KH Usamah Mansyur merasa optimis, bahwa Indonesia akan tetap aman dan tentram, karena menurutnya, umat muslim di Indonesia adalah umat yang dapat menghargai perbedaan dan memiliki sikap toleransi yang tinggi.
“Kita sebagai warga Kabupaten Cirebon semuanya tahu dan menghendaki negeri ini tetap aman dan kondusif,” katanya.
Ia mengatakan, sebagai kepala daerah atau kepala negara siapapun tidak akan dapat memuaskan semua orang, ia menekankan, kepala daerah hanyalah manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan, oleh karenanya sesama Warga Negara Indonesia hendaknya dapat menahan diri dari perbuatan yang memecahbelah persatuan dan kesatuan.
“Sebagai contoh, untuk Bapak Bupati tidak bisa memuaskan seluruh rakyatnya bisa saja terjadi, tetapi kita harus tetap berada dalam koridor-koridor kondusifitas agar yang lainnya tidak terganggu,” pungkasnya.(Frans C Mokalu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s