Pilkada di Cirebon akan Diawasi KPID

Sosialisasi Pelaksanaan Kampanye di Media Pada Pilkada Tahun 2018.
Sosialisasi Pelaksanaan Kampanye di Media Pada Pilkada Tahun 2018.

(Suara Gratia)Cirebon – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat akan mengawasi materi penyiaran di Cirebon. Pasalnya, tahun 2018 mendatang Cirebon akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). KPID sendiri akan membuka laporan masyarakat terkait pelanggaran kampanye yang dilakukan calon kepala daerah, khususnya yang disiarkan di radio dan televisi.
Komisioner KPID Jawa Barat Bidang Kelembagaan, Irianto Edi Pramono mengatakan, akan mengerahkan tenaga pengawas materi siaran kampanye Pilkada di Cirebon selama 24 jam.

“Kita punya tenaga pengawas yang akan memantau siaran selama 24 jam. Selain itu, kita juga akan minta rekaman siaran secara berkala dan menerima laporan dari masyarakat,” katanya, ditemui usai menghadiri sosialisasi ‘Pelaksanaan Kampanye di Media pada Pilkada 2018’ di kantor KPU Kota Cirebon, Kamis 15/12/2016.
Ia menjelaskan, yang termasuk dalam pelanggaran adalah menyiarkan kampanye calon kepala daerah sebelum waktunya, menghina calon kepala daerah, menyampaikan visi misi calon kepala daerah dalam talkshow, dan lainnya.
“Jika ada pelanggaran kami akan berikan sanksi mulai dari teguran, denda yang nilainya hingga miliaran Rupiah, sampai penutupan lembaga siaran tersebut. Yang kami beri sanksi adalah lembaga penyiarannya sedangkan calon kepala daerahnya kita serahkan ke yang berwenang,” terangnya.
Oleh karenanya, Edi meminta presenter untuk cerdas dalam membawakan program talkshow, karena banyak sekali kemungkinan pelanggaran dalam acara yang disiarkan secara langsung.
“Presenter harus cerdas mengarahkan programnya dan masyarakat yang menikmati siarannya,” ujarnya.
Sementara, Komisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Kota Cirebon Dita Hudayani menyebutkan, Kota Cirebon akan melaksanakan Pilkada serentak bersama 15 Kota/Kabupaten lainnya di Jawa Barat pada bulan Juni 2018 mendatang.
“2018 ada 16 kabupaten/kota yag akan melaksanakan Pilkada serentak, termasuk Kota dan Kabupaten Cirebon,” katanya.
Dita menyatakan, KPU sudah mensosialisasikan mengenai aturan main penayangan atau siaran materi Pilkada di Kota Cirebon.
“Materi penyiaran kampanye sudah kami sampaikan kepada lembaga siaran di Kota Cirebon. Misalnya, jumlah siaran per hari dan durasi iklan kampanye calon kepala daerah,” tuturnya
Ia meminta, kepada lembaga penyiaran untuk memberikan porsi yang sama kepada calon kepala daerah dalam berkampanye.
“Semua calon harus memiliki jumlah yang sama dalam talkshow atau dialog yang disiarkan secara langsung, jumlah iklannya harus sama, harganya pun harus sama. Tidak ada yang berat sebelah,” pungkasnya.(Frans C Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s