Daop 3 Cirebon Gelar Pameran UMKM

Vice Presiden PT KAI Daop 3 Cirebon Mohammad Elly, tengah meninjau stand penjual batik di pameran UMKM di Stasiun Kejaksan Cirebon.
Vice Presiden PT KAI Daop 3 Cirebon Mohammad Elly, tengah meninjau stand penjual batik di pameran UMKM di Stasiun Kejaksan Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon menggelar pameran produk binaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Pameran yang diadakan di halaman Stasiun Kejaksan Cirebon ini dikuti oleh 8 UMKM binaan Daop 3 Cirebon dari tanggal 28 Desember 2016 sampai 12 Januari 2017. Produk yang dijual dalam pameran tersebut diantaranya adalah batik, oleh-oleh khas Cirebon, makanan kecil, dan produk unggulan daerah lainnya.

Vice Presiden Daop 3 Cirebon Mohammad Elly mengatakan, pameran UMKM binaan ini diadakan serentak di stasiun-stasiun besar di Jawa dan Sumatera.“Sebanyak 173 UMKM mengikuti pameran di 14 stasiun di Jawa dan Sumatera,” katanya, Rabu 28/12/2016.
Ia menyatakan, selain membantu pemasaran dan penjualan produk mitra binaan, pameran ini juga bertujuan untuk menyemarakkan liburan akhir tahun.
“Selain untuk memperkenalkan produk UMKM kepada pengunjung stasiun, juga untuk memeriahkan libur Natal dan Tahun Baru,” imbuhnya.
Ia menjelaskan, selama tahun 2016 PT KAI Daop 3 Cirebon telah menyalurkan dana sebesar Rp 1.150.000.000 untuk membantu permodalan UMKM. Dengan mekanisme kredit tanpa bunga.
“Kita punya 35 UMKM binaan yang diberikan kredit maksimal Rp 50 juta tanpa bunga, karena kita tidak mencari untung. Ini murmi untuk membantu ekonomi masuarakat. Kebanyakan, mereka kesulitan di alat produksi dan pemasaran,” katanya.
Sementara, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi UMKM Kota Cirebon, Etty Rohayati mengatakan, program mitra binaan sangat membantu Pemerintah dalam permodalan bagi orang yang ingin berwirausaha atau pengusaha kecil yang ingin mengembangkan bisnisnya. Karena pihaknya tidak bisa membantu permodalan UMKM.
“Kalau dalam hal modal kita tidak bisa membantu, kita hanya bisa membantu pelatihan-pelatihan, dan promosi,” katanya.
Ia berharap, program binaan tidak hanya kepada pengusaha mikro saja tetapi meningkat sampai ke pengusaha besar.
“Tidak hanya pengusaha mikro saja, kalau bisa ditingkatkan ke pengusaha kecilnya, usaha menengah sampai besar,” ujarnya.(Frans C Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s