BI Cirebon Sumbangkan TPSS Ramah Lingkungan

Kepala KPwBI Cirebon Abdul Majid Ikram (kiri) dan Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis (kanan) saat serah terima bangunan TPSS di Stadion Bima.
Kepala KPwBI Cirebon Abdul Majid Ikram (kiri) dan Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis (kanan) saat serah terima bangunan TPSS di Stadion Bima.

(Suara Gratia)Cirebon – Menjelang akhir tahun 2016, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Cirebon menyerahkan bantuan berupa bangunan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) untuk masyarakat Cirebon. TPSS ini tergolong berbeda dengan yang lainnya karena diklaim ramah lingkungan. TPSS tersebut diletakkan di Komplek Stadion Bima Cirebon.
Kepala KPwBI Cirebon Abdul Majid Ikram mengatakan, bantuan yang juga merupakan CSR (Corporate Social Responsibility) Bank Indonesia ini mengusung konsep pembuangan sampah sementara yang ramah lingkungan.

Ia melanjutkan, salah satu program CSR Bank Indonesia yaitu mendukung program pemerintah, termasuk dalam menanggulangi permasalahan sampah yang juga merupakan permasalahan nasional.
“Kami membantu pembangunan tempat pembuangan sampah yang ramah lingkungan. Bisa dimanfaatkan oleh Pemkot dan masyarakat kota Cirebon dan bisa menjadi solusi dalam hal penanggulangan sampah,” katanya, Kamis 29/12/2016.
Sementata itu, Walikota Cirebon Nasrudin Azis mengungkapkan, persoalan sampah merupakan masalah yang tidak mudah karena jika tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan permasalahan dikemudian hari dan dapat merugikan banyak pihak.
“Ini sesuai dengan program Pemerintah Kota Cirebon dalam pengolahan sampah. Mudah mudahan ini menjadi sebuah contoh bagi stakeholder lain untuk bisa membantu Kota Cirebon dalam pengelolaan sampah. Saya ucapkan terimakasih kepada Bank Indonesia,” katanya.
Menurut Azis, lokasi TPSS di Komplek Bima merupakan tempat yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, karena selain mudah dijangkau, juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan.
“Harapan saya dengan adanya tempat pembuangan sampah ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Karena lingkungan yang bersih bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, melainkan tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Azis mengimbau, masyarakat untuk mengelola sampah mulai dari tingkat rumah tangga dengan menyediakan tong sampah di rumah masing-masing, sehingga tercipta lingkungan yang bersih dan sehat.
“Menjaga kebersihan itu mudah bisa dimulai dari rumah sendiri, dengan mengajak anggota keluarga. Jangan lupa juga di setiap rumah disediakan tong sampah,” pugnkasnya.(Frans C Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s