Pertamina Balongan Indramayu Produksi Avtur

Wakil Direktur Utama Pertamina Ahmad Bambang, melepas mobil tangki pengiriman Avtur pertama dari RU VI Balongan ke Bandar Udara Husein Sastranegara Bandung.
Wakil Direktur Utama Pertamina Ahmad Bambang, melepas mobil tangki pengiriman Avtur pertama dari RU VI Balongan ke Bandar Udara Husein Sastranegara Bandung.

(Suara Gratia)Indramayu – Pertamina Refinery Unit (RU) VI Balongan Indramayu kini sudah bisa mensuplai kebutuhan Avtur Bandar Udara Husein Sastranegara Bandung Jawa Barat. Produksi Avtur Pertamina Balongan kapasitasnya secara bertahap akan terus ditingkatkan hingga dapat menghasilkan 1.900 KL per hari, sehingga mampu menurunkan import Avtur sebesar 60 persen. Sementara ini, Avtur yang dapat diproduksi Pertamina Balongan adalah sesesar 200 KL per hari.

Wakil Direktur Utama Pertamina Ahmad Bambang menyatakan, produksi Avtur di Pertamina Balongan Indramayu kapasitasnya akan terus ditingkatkan hingga sebesar 1.900 KL per hari di tahun 2019 mendatang.
“Tahap I kapasitas produksi sebesar 200 KL per hari. Tahap II akan kami tingkatkan menjadi sebesar 900 KL per hari di tahun 2017, hingga mencapai 1.900 KL per hari di tahun 2019,” katanya, ditemui usai penyaluran Avtur pertama ke Bandar Udara Husein Sastranegara Bandung Jawa Barat, Jumat 30/12/2016.
Ia menjelaskan, kebutuhan Avtur dalam negeri setiap tahunnya mengalami peningkatan sebesar 3 persen, dimana pada tahun 2015 mencapai 12.400 KL per hari. Memasuki tahun 2025 mendatang, kebutuhan Avtur akan semakin tinggi yakni mencapai 17.000 KL per hari.
“Saat ini yang dapat dipenuhi dari kilang Pertamina sebesar 9.540 KL per hari, sehingga masih dibutuhkan import Avtur sebesar 2.860 KL per hari,” terangnya.
Dengan potensi produksi Avtur dari RU VI Balongan sebesar 1.900 KL per hari, akan dapat menurunkan import Avtur sebesar 60 persen.
“Produksi Avtur yang sekarang, kita dapat menurunkan import Avtur sebesar 25 persen,” ujarnya.
Ia menambahkan, di tahun 2019 mendatang Pertamina Balongan dapat mensuplai kebutuhan Avtur di Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah.
“Produksi Avtur Tahap I akan memenuhi kebutuhan di Bandar Udara Husein Sastranegara Bandung, Tahap II akan mensuplai kebutuhan Bandar Udara Halim Perdana Kusuma Jakarta, Kertajati Majalengka Jawa Barat, dan Bandar Udara Ahmad Yani Semarang Jawa tengah. Selain itu, produksi Avtur Tahap III juga akan mensuplai kebutuhan Bandar Udara Soekarno Hatta Tangerang,” katanya.(Frans C Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s