Korsel Lirik Kota Cirebon Jalin Kerjasama Transportasi dan Budaya

Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis (kiri) saat menerima kunjungan Duta Besar Korsel Taiyoung Chou (kanan), di ruang kerjanya.

Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis (kiri) saat menerima kunjungan Duta Besar Korsel Taiyoung Chou (kanan), di ruang kerjanya.

(Suara Gratia)Cirebon – Kota Cirebon dilirik oleh Pemerintah Korea Selatan dalam kerjasama transportasi. Hal ini terungkap, saat Pemkot Crebon secara langsung dikunjungi oleh utusan Korea Selatan melalui Duta Besarnya. Selain menawarkan solusi kemacetan Korsel pun akan mempromosikan Kota Cirebon kepada investor-investor di negaranya, agar mau berinvestasi di Kota Udang ini.
Duta besar Korea Selatan Taiyoung Cho mengatakan, dalam dua atau tiga tahun mendatang Kota Cirebon akan mengalami kemacetan parah seperti terjadi di kota-kota besar lainnya di Indonesia.

“Dua hingga tiga tahun ke depan, kota ini diprediksi akan semakin padat,” katanya, Senin 13/02/2017.
Selain itu, ia pun berjanji akan menawarkan potensi kota ini kepada investor-investor Korsel.
“Ini kota yang menarik, apalagi karena letaknya yang berada di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah. Banyak orang datang kemari dan membuatnya semakin ramai,” ungkapnya seusai bertemu Wali Kota Cirebon.
Pihaknya mengaku, tertarik dengan kebudayaan Cirebon yang juga akan dipromosikan kepada investor Korsel. Karena, budaya Indonesia secara umum tidak jauh berbeda dengan Korsel, termasuk Kota Cirebon yang juga dikenal sebagai kota budaya.
“Saat ini belum tahu apa yang dapat dikerjasamakan, tapi akan saya tawarkan pada pebisnis-pebisnis di Korsel,” ujarnya.
Sementara itu, menurut Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis, dengan luas wilayah sekitar 37 km2, di masa yang akan datang masalah transportasi menjadi tantangan tersendiri.
Menurutnya, dibutuhkan penanganan komprehensif, terutama menyediakan transportasi umum yang nyaman bagi warga Kota Cirebon.
“Kami tawarkan rencana pengembangan sistem transportasi di Kota Cirebon. Transportasi masal yang nyaman dan baik bisa mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, di antaranya pembangunan monorail yang terintegrasi dengan sejumlah lokasi di Kota Cirebon,” tuturnya.(Frans C Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s