Banjir di Cirebon Timur Rendam Jalur Pantura

Antrian kendaraan yang melintas di jalur Pantura Kanci Kabupaten Cirebon, menuju Jakarta.
Antrian kendaraan yang melintas di jalur Pantura Kanci Kabupaten Cirebon, menuju Jakarta.

(Suara Gratia)Cirebon – Banjir yang merendam 7 Kecamatan di Wilayah Cirebon Timur, Kabupaten Cirebon berimbas pada menumpuknya kendaraan di Jalur Pantura Kanci. Kendaraan yang melintas di jalur ini, baik kendaraan kecil maupun besar harus mengurangi lajunya, karena jalanan terendam banjir setinggi 20 cm hingga 30 cm sepanjang 1 km.
Kemacetan sepanjang 2 km terjadi pada Rabu (15/02/2017) malam. Karena, saat itu hujan turun sangat deras dan sungai Cimanis meluap merendam 26 Desa yang ada di sekitarnya.
Waka Polres Cirebon, Kompol Bonifacius Surano mengatakan, kepadatan kendaraan terjadi di ruas jalan yang termasuk dalam Desa Astanamukti Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon hingga pintu keluar Tol Kanci.

“Dampak banjir semalam, hingga hari ini Pantura masih digenangi air setinggi 20 cm sampai 30 cm. Kendaraan yang melintas baik kecil maupun besar berjalan perlahan,” katanya, Kamis 16/02/2017.
Untuk menghindari penumpukan kendaraan yang lebih parah, pihaknya memberlakukan contraflow bagi kendaraan yang melintas dari arah Timur ke Barat.
“Kendaraan dari arah Jawa Tengah ke Jakarta kita arahkan ke lajur sebelahnya. Agar penumpukan kendaraan cepat terurai,” terangnya.
Jika banjir datang kembali dan lebih parah dari sebelumnya, ia dan jajarannya akan berkordinasi dengan Kepolisian Daerah Jawa Tengah, untuk mengarahkan kendaraan ke arah Jakarta masuk ke Tol Kanci.
“Untuk mengantisipasi terjadinya banjir serupa, kita berkordinasi dengan rekan kita di Jawa Tengah untuk mengarahkan kendaraan lewat tol Kanci,” ungkapnya.
Sementara, malam sebelumnya atau pada Rabu malam jalur yang sama sempat tidak bisa dilewati kendaraan kecil karena genangan air mencapai 50 cm.
“Tadi malam kendaraan kecil tidak bisa lewat sini, yang besar pun kesulitan karena airnya setinggi 50 cm, sepanjang 2 km,” ujarnya.
Saat ini, pihaknya menempatkan petugas tetap siaga di jalur tersebut hingga situasi bisa dinyatakan benar-benar aman, baik dilalui kendaraan kecil, besar, dan masyarakat.
“Kita tempatkan anggota di beberapa titik hingga jalur ini aman,” pungkasnya.(Frans C Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s