Satpol PP Kota Cirebon Bebersih Taman

Petugas gabungan lintas Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Cirebon, tengah membersihkan Taman Krucuk.

(Suara Gratia)Cirebon – Kondisi taman kota dan tanaman sekitar kota yang tidak terawat, kotor, kumuh, gelap, menjadikan wajah Kota Cirebon tidak sedap dipandang. Keadaan taman yang tidak terurus ini, kerap dimanfaatkan gelandangan dan pengemis sebagai tempat mangkal bahkan bermalam disana. Anak-anak muda pun kerap kedapatan berbuat mesum di sekitar taman.
Karenanya, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Cirebon, Andi Armawan merasa malu. Terlebih, Cirebon merupakan daerah penghubung antara Jawa Tengah РJawa Barat dan menjadi salah satu destinasi wisata nasional dan internasional.
“Terus terang saya malu. Ketika kawan-kawan datang dari luar daerah menanyakan dimana ada taman yang bagus di Kota Cirebon? Saya sulit menjawabnya,” katanya, saat ditemui tengah membersihkan Taman Krucuk Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon, Rabu 8/03/2017.
Andi mengaku, kondisi taman yang terlihat kotor, jorok dan tidak terawat menjadi tempat yang nyaman bagi gelandangan dan pengemis berteduh disana. Anak muda pun kerap berbuat mesum di sekitar taman, karena minim penerangan.
“Tempat mangkalnya gelandangan, pengemis, dan anak jalanan. Buat saya gampang terjawab, karena taman itu tidak terurus, jorok, dan kotor. Wajar kalau mereka datang, karena taman itu seperti tidak ada yang memiliki,” tuturnya.
Ia pun merasa iri, dengan taman-taman kota yang tertata rapih dan bersih seperti di Kota Bandung dan Surabaya. Masyarakatnya pun sudah memiliki kesadaran tinggi untuk merawat taman kota itu.
“Saya sering lihat postingan-postingan di media sosial taman kota di Bandung dan Surabaya, semuanya bagus. Nah, Kota Cirebon ingin seperti itu,” ujarnya.
Untuk mengejar ketertinggalannya, ia langsung mengerahkan jajarannya beserta dinas terkait, sebagai langkah awal bergerak cepat membersihkan Taman Krucuk.
“Bersama Kantor Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Linmas, Pemadam Kebakaran, TNI, dan lainnya. Kita bersihkan taman-taman yang ada di sekitar Kota Cirebon. Rumputnya dipangkas, pohonnya kita rapihkan, tembok yang kusam di cat kembali, tanaman yang kering disiram, lampu penerangan juga akan kita perhatikan ” ungkapnya.
Ia memastikan, Taman Krucuk bukan tempat pertama dan terakhir yang akan dibersihkan.
“Di Kota Cirebon ada 19 taman yang terletak di 5 Kecamatan. Satu hari satu taman akan kita bersihkan semuanya. Lagi pula membersihkan satu taman tidak membutuhkan waktu lama, paling hanya satu jam,” katanya.
Sementara, salah seorang warga yang tinggal di sekitar Taman Krucuk, Kartika (34 Tahun) mengaku, senang jika di Kota Cirebon terdapat taman yang bisa dimanfaatkan untuk refreshing.
“Saya ingin Kota Cirebon punya taman yang bersih bisa buat jalan-jalan, olahraga, dan bermain. Sekarang hanya di Car Free Day saja, itu pun seminggu sekali,” katanya.
Ia berharap, taman yang sudah dibersihkan tidak ditinggal begitu saja, namun keindahannya tetap terpelihara sehingga warga merasa nyaman beraktifitas di sekitar taman.
“Semoga kalau sudah dibersihkan besok-besok masih tetap bersih. Terkadang, sudah dibersihkan satu bulan atau dua bulan, tamannya sudah kotor lagi,” ujarnya.(Frans C Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s