Kota Cirebon Target Transaksi Narkoba Lintas Daerah

Pemusnahan barang bukti narkoba di halaman belakang kantor Kejaksaan Negeri Kota Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Kota Cirebon disinyalir sebagai salah satu target jalur penyebaran dan tempat transaksi jual beli narkoba. Karena, kota ini dapat ditempuh dengan waktu yang singkat dari kota-kota besar yang ada di sekelilingnya. Para pengedar dan bandar narkoba kerap memanfaatkan jalur keluar masuk transportasi untuk melancarkan aksinya.
Menurut Kepala Kejaksaan Negeri Kota Cirebon Arifin Hamid, perkembangan Kota Cirebon sebagai penghubung antara Jawa Barat – Jawa Tengah sangat pesat. Dilengkapi dengan jalur transportasi yang memadai, sehingga banyak jalur tikus yang bisa digunakan untuk transaksi narkoba.
“Perkembangan Kota Cirebon sangat pesat banyak lubang-lubang tikus yang bisa dimasuki seperti jalur darat lewat kereta atau jalur laut di Pelabuhan,” katanya, Selasa 25/04/2017 ditemui usai pemusnahan barang bukti narkotika, minuman keras, dan persediaan farmasi.
Ia mengatakan, Kota Cirebon tergolong kota kecil namun fakta di lapangan menunjukkan peredaran dan penyalahgunaan narkoba cukup tinggi.
“Padahal Kota Cirebon hanya 4 Kecamatan, tapi hasil pengungkapannya luar biasa besar. Semua jenis ada di sini,” imbuhnya.
Selama tahun 2016 saja, pihaknya berhasil menggagalkan penyalahgunaan narkoba dan menyita barang bukti hasil pengungkapan peredaran gelap narkoba.
“Hari ini kami memusnahkan barang bukti narkoba. Disana ada daun ganja 127 gram, sabu-sabu 11 gram, Tramadol 24.660 butir, Trihex 13.280 butir, Zenit 2.840 butir, Dextro 6.200 butir, minuman beralkohol berbagai jenis 13. 520 botol,  tuak, 264 liter, ciu 366 liter, dansSenjata api rakitan jenis revolver dengan 5 butir peluru caliber 9 mm. Yang tahun 2017 masih menunggu proses siding,” terangya.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis menyatakan, hasil pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen antara Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Kota Cirebon.
“Kita tidak akan pernah berhenti dalam melawan peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.
Ia mengaku, pesatnya pertumbuhan Kota Cirebon belum dibarengi dengan kekuatan dalam mengawasi peredaran narkoba lintas daerah.
“Saya terinspirasi dengan apa yang disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri. Jadi, nanti kita akan mengawasi jalur-jalur transportasi seperti pelabuhan, bandara, terminal, dan stasiun untuk mencegah peredaran narkoba,” katanya.(Frans C Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s