Aksi Seribu Lilin di Kota Cirebon Tidak Berizin

Kapolres Cirebon Kota AKBP Adi Vivid Agustiadi Bachtiar.

(Suara Gratia)Cirebon – Aksi damai Seribu Lilin di Kota Cirebon, belum ada izin dari kepolisian. Belakangan, undangan aksi damai 1000 Lilin Save NKRI di perempatan Jl. Sisingamangaraja Kota Cirebon, 20 Mei 2017 mendatang ramai diperbincangkan. Undangan aksi damai tersebut tersebar lewat pesan berantai baik perorangan maupun group di Blackbery Messengger dan WhatsApp.
“Hari Sabtu Tanggal 20 Mei 2017, jam 19.00 Wib, di depan BAT akan diselenggarakan aksi damai 1.000 lilin, kami mengundang masyarakat Cirebon yang cinta NKRI untuk berpartisipasi, bawa lilin masing-masing,” demikian isi pesan berantai tersebut.
Kapolres Cirebon Kota AKBP Adi Vivid Agustiadi Bachtiar menyatakan, hingga saat ini pihaknya belum mengeluarkan izin terkait aksi damai seribu lilin yang akan diadakan minggu ini.
“Sampai sekarang pihak yang akan mengdakan aksi damai itu belum ada yang mengajukan izin kepada Polres Cirebon Kota,” katanya, Senin 15/05/2017.
Ia mengatakan, pihaknya akan menindak tegas jika ada sekelompok masyarakat yang menyampaikan aspirasi atau pendapat tidak sesuai aturan.
“Kalau kegiatan tersebut melanggar peraturan perundang-undangan ada tahapan-tahapan yang akan kita lakukan. Pertama dengan persuasif kalau tidak diindahkan akan dibubarkan,” ujarnya.
Petugas tidak melarang masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, pendapat, maupun kritikan kepada pemerintah asalkan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.
“Kalau tidak melanggar peraturan akan kita kawal. Kami himbau, bagi yang ingin menyampaikan aspirasi untuk segera mengajukan izinnya,” katanya.
Sementara, petugas dengan jelas melarang aksi massa di malam hari karena sudah ada ketentuan hukumnya.
“Kalau malam hari jelas tidak boleh, batas waktunya sampai pukul 18.00 Wib,” pungkasnya.
Ia mengaku, sejumlah elemen masyarakat menyatakan akan menolak aksi aksi damai seribu lilin itu. Ia meminta, seluruh lapisan masyarakat saling meredam dan menjaga kondusifitas Kota Cirebon.
“Sejumlah elemen masyarakat akan menolak. Inilah yang tidak kita harapkan, jangan sampai situasi dan kondisi Kota Cirebon yang aman menjadi tidak kondusif hanya karena sekelompok orang,” tuturnya.(Frans C Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s