Wali Kota Cirebon Larang Angkot Demo Selama FKN

Angkot D5 diberhentikan paksa dan meminta penumpang untuk turun karena aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh ratusan sopir angkot di depan Kantor Wali Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, hari Kamis (14/9). (Foto: Dian)

(Suara Gratia) Cirebon – Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis melarang sopir angkot melakukan unjuk rasa selama Festival Keraton Nusantara berlangsung dari tanggal 15-18 September 2017 mendatang di Kota Cirebon.

“Saya mengimbau kepada bapak-bapak semua untuk tidak melakukan aksi demo selama FKN digelar. Apalagi Presiden RI mau datang. Saya minta bapak-bapak untuk kembali beroperasi, kasihan adik-adik kita sekolah nggak bisa pulang karena nggak ada angkot,” kata Azis di ketika menemui ratusan sopir angkot di depan Balaikota Cirebon, hari Kamis (14/9).

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Polisi Resor Cirebon Kota AKBP Adi Vivid juga menegaskan akan menindak langsung sopir angkot yang nekat melakukan aksi demo lagi selama FKN. Dia mendorong sopir angkot untuk sama-sama mendukung kondusifitas kota selama perhelatan FKN.

“Jika bapak-bapak nekat demo lagi selama FKN, maka Anda akan berurusan langsung dengan saya!” kata dia menegaskan.

Sopir angkot kemudian mendesak Azis untuk segera menuntaskan peraturan daerah yang melarang angkutan online beroperasi di wilayah Kota Cirebon karena mereka merasa surat yang diterbitkan beberapa waktu yang lalu tidak ada hasilnya.

Azis pun meresponi protes tersebut dengan berjanji untuk melakukan pembahasan kembali mengenai transportasi online hingga tuntas setelah FKN usai digelar.

Setelah melakukan dialog bersama selama kurang lebih 30 menit, para sopir angkot akhirnya membubarkan diri dengan tertib.

Sebelum menemui ratusan sopir angkot, Azis beserta Kepala Organda Karsono, koordinator trayek Jaenudin dan Safarudin, Ketua DPRD Kota Cirebon Edi Suripno dan Komandan Distrik Militer 0614 Letkol (Inf) Suharma Zunam melakukan rapat singkat dan mengeluarkan surat kesepakatan dengan tiga poin penting. Pertama, seluruh komponen masyarakat menjaga bersama situasi keamanan dan ketertiban umum terutama menjelang dan pada saat pelaksanaan Festival Keraton Nusantara (FKN) XI Tahun 2017 di Kota Cirebon.

Kedua, tidak akan ada lagi kegiatan unjuk rasa yang dilakukan pada saat menjelang dan pada pelaksanaan FKN XI Tahun 2017 dan apabila tetap dilakukan maka aparat keamanan akan melakukan tindakan-tindakan yang bersifat represif.

Ketiga, dialog menyepakati akan dilakukan pertemuan yang akan membahas permasalahan ini secara komprehensif dengan melibatkan para pihak terkait setelah pelaksanaan FKN selesai atau paling lambat pada tanggal 27 September 2017.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s