Menuju E1, Azis Gandeng Etty Melenggang di Pilwalkot 2018

Walikota Cirebon Nasrudi Azis. (Foto: Dian)

(Suara Gratia) Cirebon – Partai Demokrat akhirnya resmi menggandeng Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dalam pemilihan wali kota Cirebon tahun 2018 mendatang. Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan mengumumkan bahwa kadernya yaitu Nasrudin Azis akan menggandeng kader dari Partai Nasdem yaitu Etty Herawati.

“Hari ini kami umumkan secara sederhana dan tida mewah, DPP, DPD serta DPC telah memutuskan bajwa calon Wali Kota Cirebon dan wakilnya adalah Nasrudin Azis dan Etty Herawati. Mereka yang kami usung untuk 2018-2023,” kata Hinca dalam perayaan puncak HUT ke-16 Partai Demokrat di Alun-alun Kasepuhan, Cirebon, hari Minggu (8/10).

Dia menegaskan pengumuman tersebut sudah mendapatkan restu dari seluruh kader dan hasil rekomendasi dari rapat yang sudah digelar bersama DPC, DPD dan DPP.

Menurutnya, koalisi Azis dan Etty adalah sebuah keniscayaan dan pasangan ini berpotensi kuat dan besar untuk menang pilwalkot di Kota Cirebon.

“Nasrudin Azis dan Etty  Herawati sudah cocok. Kalau sudah cocok ngapain lama-lama?” kata dia.

Terkait Koalisi Cirebon Maju (KCM) yang sudah terbentuk selama ini, Hinca menyerahkan kembali kepada partai-partai koalisi.  Ia pun mengajak Gerindra dan PKS untuk tetap bergabung. Namun jika tidak bergabung, Hinca tetap menghormati keputusan tersebut.

Alasan Gandeng Etty

Hinca pun menyatakan beberapa alasan mengapa menggandeng Etty menjadi pasangan Azis. Pertama, terkait dengan gender. Ia memastikan jika menggandeng seorang perempuan maka urusan gender akan lebih diutamakan.

Kedua, Etty memiliki popularitas dan elektabilitas yang mempunyai kekuatan untuk mendampingi Azis untuk lima tahun ke depan. Dia yakin, keduanya mampu meneruskan kepemimpinan di Kota Cirebon.

Sementara itu, dalam pertemuan terpisah, Azis juga menegaskan pemasangan dirinya dan Etty adalah keputusan partai.

“Itu merupakan keputusan DPP Ddemokrat dan saya tidak bisa menolak putusan itu,” kata dia kepada para pimpinan partai politik yang tergabung dalam Koalisi Cirebon Maju (KCM) yaitu Partai Gerindra, PKS, PKB dan PAN di Jalan Kartini, Cirebon, hari Minggu (8/10).

Dalam pertemuan tersebut, Azis mengajak partai lainnya di KCM untuk bergabung dan mendukung pencalonan dirinya.

Pernyataan tersebut menuai banyak reaksi. Misalnya, Gerindra, dan PAN menolak pasangan tersebut dan memilih mundur dari KCM. Sedangkan PKS akan berkomunikasi dengan pihak internal partai sebelum memberikan atau menolak dukungan Azis-Etty.

“Kayak mainan saja kok tanpa konsultasi terlebih dahulu tiba-tiba main deklarasi pasangan calon wali kota dan wakil wali kota,” kata Ketua DPC Gerindra Kota Cirebon Eman Sulaeman. (Fajar Cirebon)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s