Pilkada, Polres Cirebon Bentuk Tim Siber Cegah Berita Hoax di Medsos

Apel gelar pasukan Ops Mantap Praja Lodaya 2018 untuk pengamanan Pilkada 2018 di Alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon, hari Jumat (5/1). (Foto: Dian)

(Suara Gratia) Cirebon – Polres Cirebon Kota dan Kabupaten akan membentuk tim siber yaitu Patroli Saber untuk menangkal berita hoax atau bohong yang diperkirakan akan berkembang di media sosial menjelang pilkada serentak yang akan digelar pada 27 Juni 2018.

Kepala Polres Cirebon Kota AKBP Adi Vivid Agustiadi Bachtiar mengungkapkan ada potensi kerawanan sosial yang akan terjadi selama Pilkada Kota Cirebon melalui media sosial. Menilik pengalaman pada Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu, banyak kampanye hitam yang beredar secara masif terutama isu suku, agama dan ras antargolongan (SARA) di media sosial.

“Ini perlu diwaspadai jangan sampai isu SARA digunakan dalam pilkada,” kata dia usai Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Lodaya 2018 di Alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon, hari Jumat (5/1).

Ada 50 anggota Polres Cirebon Kota yang tergabung dalam Patroli Saber yang tugasnya setiap hari mengawasi pergerakan berita di media sosial. Bahkan, Polres Cirebon Kota akan merekut para ahli di bidang Informasi Teknologi untuk melengkapi tim tersebut.

Dia juga mengimbau kepada politisi untuk melakukan politik cerdas dan jangan sampai menggunakan isu SARA dalam Pilkada Kota Cirebon. Selain itu, Adi Vivid juga meminta masyarakat lebih bijak dalam menyaring berita dan membagikannya di media sosial.

Selain isu hoax, kerawanan lain yang diperkirakan akan muncul adalah ancaman terorisme. Ada 700 personil diterjunkan dalam pengamanan pilkada kali ini bersama unsur yang lain seperti TNI dan pemerintah daerah.

Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis mengungkapkan apresiasi terhadap upaya Polres Cirebon Kota, TNI dan lainnya dalam mengantisipasi potensi kerawanan pilkada. Dia optimis, Kota Cirebon akan kondusif.

“Saya merasa sangat bersyukur karena jajaran Kepolisian Republik Indonesia khususnya Polres Cirebon Kota selalu mempersiapkan diri untuk mengatasi berbagai kemungkinan. Ini yang membuat saya percaya, Kota Cirebon tetap akan kondusif,” kata Azis.

Kota Cirebon akan melaksanakan pemilihan wali kota dan wakil wali kota pada tanggal 27 Juni 2018. Berbagai nama sudah digadang untuk dicalonkan sebagai wali kota dan wakil wali kota Cirebon, di antaranya adalah Nasrudin Azis, Bos Grage grup, Bamunas Setiawan Boediman; Ketua DPRD Kota Cirebon, Edi Suripno dan Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Eti Herawati.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s