Mendag: Impor Beras Tak Akan Rugikan Petani

20180227_165256

 

(Suara Gratia) Cirebon – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menjamin langkah mengeluarkan izin impor beras tidak akan merugikan petani  yang sebentar lagi akan panen.

“Petani tidak akan pernah dirugikan (terkait impor beras),” kata Enggar saat melakukan inspeksi mendadak di Pasar Pagi Cirebon, hari Selasa (27/2).

Dia mengungkapkan saat ini pasokan beras dari Bulog sudah masuk ke pasar. Meskipun dari hasil sidak tak semua pedagang di Pasar Pagi ini menjual beras Bulog. Dia meminta kepada Bulog untuk berkoordinasi dengan mitra yang sudah ditunjuk untuk menyalurkan beras ke pasar-pasar agar harga beras sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).

Enggar juga tak memungkiri ketersediaan beras di gudang Bulog sudah kosong. Namun ia optimis sambil menunggu masa panen meskipun cuaca tak menentu melanda wilayah Indramayu yang sebentar lagi akan melakukan panen raya.

Terkait beras impor, saat ini sudah masuk ke Gudang Bulog di Kelapa Gading sekitar 261.000 ton dari total impor 500.000 ton. Beras impor ini merupakan pilihan terakhir apabila harga beras masih di atas harga eceran tertinggi (HET).

Sementara itu, Dirut Perum Bulog Djarot Kusumayakti mengatakan kebijakan impor dilakukan untuk penguatan stok pemerintah. Apabila terjadi sesuatu misalnya banjir, pemerintah memiliki stok untuk menyelamatkan masyarakat.

“Selain itu, Bulog juga diminta untuk menyerap (beras petani) berapa pun sepanjang sesuai standar yang sudah ditetapkan,” kata dia.

Satgas Pangan Tak Maksimal

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menilai Satuan Tugas (Satgas) Pangan yang dibentuk oleh pemerintah ini tak berjalan maksimal karena harga beras yang terus meningkat sejak Agustus 2017 hingga Februari 2018.

“Satgas Pangan harus bisa menemukan apa penyakitnya. Apakah karena pasokan atau ada oknum yang memainkan harga di pasar,” kata dia melalui pernyataan resminya di Cirebon, hari Selasa (27/2).

Atas kenaikan harga beras yang tidak wajar itu, YLKI berasumsi ada permainan harga yang dilakukan para pedagang karena Kementerian Pertanian sebelumnya menyatakan bahwa pasokan beras untuk kebutuhan masyarakat dinilai telah cukup.

Dia meminta pemerintah terus melakukan penegakkan hukum dengan memperketat pengawasan terhadap oknum yang sengaja memainkan harga pasar. (Dian)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s